Paus Mengirim Surat kepada Raja Bahrain

228
Paus Fransiskus bertemu dengan Raja Hamad bin Isa Al Khalifa dari Bahrain, 3 Februari 2020.
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM – Prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa, Kardinal Luis Tagle mengunjungi Bahrain untuk penahbisan Katedral Our Lady of Arabia. Kardinal juga memberikan kepada Raja Bahrain surat dari Paus Fransiskus.
Katedral “Our Lady of Arabia” yang baru dibangun, Awali, Bahrain, diresmikan pada 9 Desember oleh Raja Hamad bin Isa Al Khalifa dari Bahrain.
Hadir pada kesempatan itu adalah Kardinal Luis Antonio Tagle, Prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa yang menahbiskan Katedral yang didedikasikan untuk Bunda Maria, pada hari berikutnya di hadapan Nunsius Apostolik untuk Bahrain, Kuwait dan Qatar dan Delegasi Apostolik untuk Saudi Arabia, Uskup Agung Eugene Martin Nugent dan Administrator Apostolik Arabia Utara, Uskup Paul Hinder.
Selama homili dalam Misa, Kardinal mendesak umat beriman untuk menjadi “batu hidup” yang menjadikan Gereja rumah bagi keluarga Allah. Dia juga menyoroti tiga cara di mana orang Kristen dapat tetap menjadi batu yang hidup di dalam Yesus, batu penjuru kita: mendengarkan Sabda Allah, mempersembahkan diri kita sebagai kurban rohani yang dapat diterima Allah dan pelayanan amal.

Pemandangan Katedral Our Lady of Arabia di Awali, Bahrain.

Pertemuan yang Ramah
Kardinal Tagle juga menyerahkan sepucuk surat dari Paus Fransiskus kepada Raja Bahrain, yang menyatakan keinginannya untuk menerima Paus di Bahrain suatu hari nanti. Pada 3 Februari 2020, Paus Fransiskus telah menerima Raja dalam audiensi di Vatikan.
Itu adalah “pertemuan yang sangat ramah,” kata Uskup Hinder, menggambarkan pertemuan yang berlangsung pada 10 Desember antara Raja Hamad Al Khalifa dan Kardinal Tagle, didampingi oleh Uskup Agung Nugent. Dia menambahkan bahwa Raja juga menegaskan kembali keinginannya untuk mendorong pembukaan negara yang semakin besar kepada orang-orang non-Muslim.
Selanjutnya, Kardinal Tagle bertemu dengan beberapa anggota komunitas Katolik setempat dan menyoroti “pengalaman unik mereka dalam menjalani persekutuan gerejawi dalam komunitas yang memiliki ciri multi-etnis, multibahasa dan multi-ritual,” yang sebagian besar dibentuk oleh para imigran yang datang ke Bahrain untuk mencari pekerjaan.

Katedral Baru
Katedral Our Lady of Arabia yang berbentuk tenda memiliki kapasitas tempat duduk 2300 orang, dan model atapnya dalam bentuk kubah segi delapan. Lantas dihiasi dengan ikon yang menceritakan kisah peristiwa penting dalam sejarah Keselamatan.
Katedral juga memiliki dua kapel: Kapel Sakramen Mahakudus dan kapel lainnya di mana patung Our Lady of Arabia, Pelindung Vikariat, diabadikan.
Tanah untuk Katedral dan rumah Uskup disumbangkan oleh Raja Hamad bin Isa Al Khalifa pada tahun 2013 kepada mendiang Uskup Camillo Ballin. Pada 19 Mei 2014, Raja mengunjungi Paus di Vatikan dan memberinya model Katedral. Upacara peletakan batu pertama untuk Katedral diadakan pada 10 Juni 2018.

Suasana bagian dalam Katedral Our Lady of Arabia di Awali, Bahrain saat ditahbiskan Prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa, Kardinal Luis Tagle.

Pastor Frans de Sales, SCJ (Kontributor, Palembang)/Sumber: Vatican News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here