SMP Pangudi Luhur Domenico Savio Semarang Beri Penghargaan Kepada Para Guru dan Karyawan

131
Pesta Perak dan Pesta 15 Tahun pengabdian para guru di SMP PL Dominikus Savio/FX Triyas
Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – KELUARGA besar SMP Pangudi Luhur Domenico Savio (Domsav) merayakan Pesta Perak beberapa guru yang sudah mengabdi di SMP PL Domsav. Perayaan ini dilaksanakan di Aula Sekolah SMP PL Domsav, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, (5/2/2022).

Meraya yang merayakan 25 tahun pengabdian adalah: F. Rudy Wibawa; Walfrida Ekka Rulistyani; Th. Endang Sispralita; P. Ernanda Prihutomo; dan Christina. Selain itu juga pemberian penghargaan 15 (lima belas tahun) mengabdi bagi Deo Nur Kartika Buwono; Imaculata Julitasari; Wahyu Windarto; dan Susana Indarti.

Peringatan sekaligus perayaan Pesta Perak dan lima belas tahun mengabdi diawali dengan Misa kudus yang dipimpin oleh Pastor Yoseph Didik Mardiyanto. Dalam pesan awalnya bahwa selama dua puluh lima tahun mengabdi tentu ada kisah kegembiraan dan suka cita. “Kisah kisah itu nanti akan diceritakan oleh pestawan,” ucap pastor dari gereja Katedral Semarang ini.

Pesta Perak dan Pesta 15 Tahun pengabdian para guru di SMP PL Dominikus Savio/FX Triyas Hadi Prihantoro

Seperti diungkapkan oleh Ernanda, yang berpesta ini banyak teman lama saat bertugas di SMA PL Don Bosko Semarang. Perayaan ini seperti bangsa Israel ke tanah terjanji. Sebuah pengalaman perjalanan sebelum di Domsav, mengajar di SMK PL Tarsisius. “

Sebutnya lagi, melihat dari dekornya seperti Roh Kudus yang hadir dan menyertai, sesuai pengalaman hidup sampai dekat dengan Tuhan yang Maha Sempurna,” pungkas guru religiusitas ini.

Sedangkan Rudy ibarat mengingatkan peristiwa 26 tahun yang lalu datang ke YPL bersama istri dan diterima serta mengingatkan saat awal di YPL sering sakit sariawan. Namun bersyukur selalu disertai keluarga yang baik.

Kesan Walfrida bisa di Domsav karena kasih karunia Tuhan. Setelah lulus Sanata Dharma dirinya bekerja di Budi Mulia Jakarta.  Karena harus mengikuti mantan pacar maka pindah ke Semarang, karena memang sangat mencintai. Sampai Domsav merasa sreg dan langsung mengena di hati, pas ada lowongan karena ada yang pensiun. “ Saat awal mengajar dari pagi sampe sore, sampai kos tele-tele, sampai ketiduran,” ungkapnya.

Pesta Perak dan Pesta 15 Tahun pengabdian para guru di SMP PL Dominikus Savio/FX Triyas Hadi Prihantoro

Bagi Sispralita sangat bangga karena selalu diberi kesehatan dan penuh syukur dan bangga. Terima kasih pada suami, anak dan cucu juga pada teman-teman yang suka memberi pertolongan. Dan untuk Christina merasa bersyukur diterima dengan baik. Belum ada satu tahun sudah merasakan dipestakan . “Sebuah permohonan kepada Pimpinan YPL ini merupakan mutasi terakhir karena sampai saat ini selama  23 tahun lajo dari Salatiga.

Akhir dari kesan pestawan Pastor Didik mengatakan bahwa mereka berkisah tentang kegembiraan dan suka cita dalam kegembiraan. Kita mencari sumber sukacita dan kegembiraan dalam hidup. Kita seperti menjalani sebuah perjalanan hidup. Kita mau belajar dari pewartaan dalam kitab suci.  Ajakan Yesus “mari kita ketempat yang suci, sunyi dan sepi, untuk berdoa.” Ketika sampai tempat yang sunyi kembali fokus kepada apa yang akan dilakukan.  “Mari kita selalu menemukan pengalaman sukacita dan kegembiraan,” pungkasnya.

Dalam Sambutannya, Kepala Sekolah mewakili  keluarga besar SMP PL Domsav sangat bersyukur. Pengalaman syukur karena yang pesta ada lima orang. Mungkin pengalaman rekor Pesta Perak di YPL. Pengalaman masing baik yang di Domsav maupun sekolan lain YPL menjadi motivasi yang lain. “ Pesta perak untuk bisa mengumpulkan keluarga, suami istri, anak, cucu dan mantu. Sebagai bagian kerinduan dengan semangat kekeluargaan. Kita bersyukur, bersyukur dan bersyukur,” ucap Br. Antonius Parjana.

Br. Martinus T. Handoko FIC sebagai Ketua YPL Pusat merasa bahagia sekali dari kesaksian pestawan. YPL bersyukur dan bangga karena Domsav, adalah sekolah terbesar, ada 33 kelas merupakan sekolah besar dengan murid lebih dari 1000. Kebanggaan karena temen-teman setia berbakti lewat YPL untuk menjadi guru, sebuah ketekunan dan kesetiaan. Betah bertahan karena memiliki motivasi yang mulia dengan mau bekerja denan tulus. “Sebuah kesempatan melayani Tuhan lewat pendidikan di YPL. Melayani anak-anak sebagai wajah-wajah Tuhan sehingga hidup ini lebih bermakna,” pungkasnya.

Sebuah penghargaan piagam penghargaan kesetiaan diberikan oleh Br. Anton kepada guru karyawan yang telah lima belas tahun mengabdi. Sedangkan Pestawan Pesta perak piagam penghargaan diberikan oleh Ketua YPL Pusat.

FX Triyas Hadi Prihantoro (Semarang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here