Serangan terhadap Seminari Menengah di Burkina Faso

143
Salib yang dirusak jihadis di seminari.
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM – Militan jihadis menyerang sebuah seminari menengah di Burkina Faso dengan menodai salib dan mencuri mobil, menurut Aid to the Church in Need.
Yayasan kepausan Aid to the Church in Need (ACN) melaporkan pada Jumat (11/2/2022) bahwa Seminari Menengah St. Kisito de Bougui diserang oleh “orang-orang bersenjata tak dikenal” pada Kamis malam.
Tidak ada yang tewas dalam insiden itu tetapi kerusakan parah terjadi di seminari di Keuskupan Fada N’Gourma, Burkina Faso Timur.

Sumber-sumber lokal mengatakan kepada ACN bahwa 30-an jihadis naik ke kompleks seminari dengan sepeda motor sekitar jam 8 malam, tinggal selama sekitar satu jam.
Mereka membakar dua asrama, satu ruang kelas, dan satu kendaraan, mencuri kendaraan lain.
ACN melaporkan bahwa para militan menghancurkan sebuah salib, mengatakan kepada para seminaris bahwa mereka “tidak ingin melihat salib”.

Mereka juga menyuruh para seminaris untuk pergi, dan mengancam akan kembali dan membunuh siapa saja yang masih tinggal di tempat itu.

Doa untuk Para Seminaris
Setelah penyerangan selesai, para seminaris dipulangkan selama seminggu untuk menunggu perkembangan lebih lanjut.
Penduduk lokal Bougui mengungkapkan ketakutannya kepada ACN dan keinginan untuk pergi setelah serangan itu.
ACN telah meminta doa “untuk semua seminaris, formator, dan masyarakat Burkina Faso.”
Seminari tersebut saat ini menampung 146 seminaris — yang berusia sekolah menengah dan 7 formator dewasa.

Negara Burkina Faso di Afrika Barat telah mengalami peningkatan kekerasan jihadis dalam beberapa tahun terakhir.
Ketidakmampuan pemerintah untuk membendung ketidakamanan disebut-sebut sebagai alasan kudeta militer yang menggulingkan Presiden Roch Kabore pada 23 Januari 2022.

Pastor Frans De Sales, SCJ (Kontributor, Palembang) Sumber: Devin Watkins (Vatican News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here