Wakil Ketua Rakernas LP3KN-LP3KD, Ferdi Tulis: Keputusan Menteri Agama mengenai Penetapan Provinsi DKI Jakarta sebagai Tuan Rumah Akan Segera Diterbitkan

68
Ferdi Tulis, Wakil Ketua Panitia Rakernas saat menjadi moderator dalam salah satu sesi Rakernas di Wisma Samadi, Klender Jakarta, 13-15 Mei 2022. (Foto: Dok Panitia)
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Nasional (LP3KN) – LP3KD di Wisma Samadhi dari Tanggal 13 -15 Mei 2022 baru saja selesai.

“Para Peserta Rapat terdiri dari utusan KWI, Ditjen Bimas Katolik, LP3KN, LP3KD dan Pembimas seluruh Indonesia. Konstruksi peserta Rakernas tersebut menunjukkan keterlibatan semua segmen masyarakat Katolik, dan itu menyatakan keseriusan masyarakat Katolik untuk menyelenggarakan Pesparani Katolik Tingkat Nasional II dan III. Karena, Pesparani pada dasarnya menjadi wadah masyarakat Katolik untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan penghayatan nilai-nilai keagamaan serta mewujudnyatakan komitmen kebangsaan dan rasa cinta tanah air melalui pengembangan seni budaya Gereja berbasis budaya bangsa,” demikian disampaikan Frederikus Lusti Tulis sebagai Wakil Ketua Panitia Rakernas.

Menurut Ferdi Tulis, para peserta mendukung penuh dilaksanakannya Pesparani 2 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pesparani III di DKI Jakarta. Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Plt. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama, Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono saat menyampaikan paparan di depan peserta Rakernas.

Ferdi Tulis mengatakan, khusus mengenai penyelenggaraan Pesparani Tingkat Nasional III di Provinsi DKI Jakarta, Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono mengatakan bahwa Keputusan Menteri Agama mengenai penetapan Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah akan segera diterbitkan. Atas dukungan itu, pengurus LPKN dan LP3KD di minta secara serius mempersiapkan kontingen setiap mata lomba yang akan di lombakan.

Menurut Ferdi Tulis, Pesparani sebagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara nasional ini menjadi ajang kerja sama antara pemerintah lewat Bimas Katolik dan Pemerintah Daerah, instansi Gereja lewat KWI dan awam Katolik. Tiga pilar itu menjadi kekuatan utama dalam menyelenggarakan Pesparani II di Kupang dan III di DKI Jakarta.

“Selain itu, peserta Rapat Kerja Nasional juga merekomendasikan LP3KN dan Panitia Pesparani Katolik Tingkat Nasional untuk memaksimalkan potensi sumber daya dan tujuan pelaksanaan Pesparani dengan bantuan KWI dan Pemerintah dalam hal ini meallui Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI,” imbuh Ferdy Tulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here