Uskup Sibolga Temui Dua Pimpinan Gereja Protestan di Kepulauan Nias, Sepakat Meningkatkan Pesaudaraan dan Kerja Sama

155
Mgr. Fransiskus Sianaga (kanan) dan Pendeta Sorofati Gea
5/5 - (2 votes)

HIDUPKATOLIK.COM – PERSAHABATAN pimpinan Gereja Katolik dan Gereja-Gereja Protestan semakin erat terjalin di Kepulauan Nias. Hal itu tampak dari saling kunjung-mengunjungi antara pimpinan Gereja. Hari Senin, 11/7/2022, pagi hari, Uskpup Sibolga, Mgr. Fransiskus Sinaga menyambangi Kantor Sinode Gereja Angowuloa Masehi Indonesia Nias (AMIN). Kunjungan ini dalam rangka menyampaikan selamat (proficiat) atas terpilihnya Bishop baru Gereja AMIN, Pendeta Sorofati Gea.

Sementara sore harinya pada hari yang sama, Uskup Fransiskus juga mengunjungi kantor Sinode Banua Niha Keriso Prostestan (BNKP) untuk menyampaikan selamat atas terpilihnya Ephorus yang baru, Pendeta Otoriteit Dakhi.

 

Ephorus BNKP Pendeta Otoriteit Dakhi (kiri) dan Mgr. Fransiskus Sinaga

Dalam kunjungan ini Uskup disambut dengan baik dan diapresiasi oleh pimpinan dua Gereja tersebut. Uskup Fransiskus adalah pimpinan agama pertama yang mengucapkan selamat atas keterpilihan mereka.

Para pimpinan Gereja mengajak seluruh umat beragama di Kepulauan Nias untuk kian membangun persaudaraan, kerja sama dan saling menghargai.

Uskup, Ephorus, dan Bishop sepakat untuk membangun kesejukan antarumat beragama di Kepulauan Nias dan membantu serta mendorong pemerintah daerah di Kepulauan Nias agar membangun dan mensejahterakan masyarakat Nias.

Mgr. Fransiskus Sinaga (ketiga dari kanan) bersama Pendeta Otoriteit Dakhi (kedua dari kiri).

“Pertemuan itu sungguh memberi makna yang mendalam untuk moderasi hidup beragama. Kedua pimpinan Gereja Protestan merasa senang karena kunjungan dan kehadiran saya di tengah-tengah mereka,” tutur Uskup Fransiskus.

Mgr. Fansiskus Sinaga (kedua dari kanan) bersama Pendeta Sorofati Gea (ketiga dari kiri).

“Dengan kunjungan ini mereka merasa didukung, diperhatikan dan dicintai. Menurut saya, momen ini akan membuat kami untuk tetap berkomitmen meningkatkan kerja sama di antara Gereja-Gereja dan agama di Keupulauan Nias,” tambah Uskup Fransiskus yang megambil moto Lauderis Domine Deus Meus (Semoga Engkau dipuji ya Tuhanku dan Allahku).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here