Peringati Hari Pelindung Paroki, Pastor Tribawa: Kita Harus Kian Terlibat

389
Kepala Paroki Theodorus, Pastor Clemens Tribawa Saksana, OSC memotong Tumpeng Awug, simbol perayaan Pelindung Paroki, Santo Theodorus.
5/5 - (2 votes)

HIDUPKATOLIK.COM – Paroki Santo Theodorus, Sukawarna, Keuskupan Bandung, Jawa Barat, ingin maju selangkah lagi dalam pelayanan dan kebersamaan sebagai tanda semangat umat telah membara kembali. Diresmikan pada tanggal 6 Oktober 2018 oleh Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, Paroki ini merayakan pesta pelindung paroki yang jatuh pada tanggal 9 November namun perayaan kebersamaan digelar pada hari Minggu, 13/11/2022 dalam Perayaan Ekaristi meriah dan ramah tamah.

Pastor Clemens Tribawa Saksana, OSC

Kepala Paroki Theodorus, Pastor Clemens Tribawa Saksana, OSC dalam khotbah menyampaikan bahwa umat akan merenungkan kebersamaan sebagai umat Allah.

“Sebagai umat Paroki Santo Theodorus yang adalah bagian Gereja universal maka kita mau tidak mau harus terlibat karena kita umat Katolik, bagian dari seluruh kehidupan Gereja. Mengapa kita merayakan Santo Pelindung bukan hari ulang tahun Paroki karena kita ingin menyadari hakikat kenyataan kita sebagai bagian Paroki yang harus meneladani kehidupan dari santo pelindung yang sudah menyejarah,” paparnya.

“Bangkit dan Melangkah Bersama Santo Theodorus” adalah tema perayaan kali ini.

Penampilan Anak Bina Iman

Pastor Bowo, sapaan akrab Pastor Clemens Tribawa Saksana OSC, mengharapkan, umat Paroki dapat bangkit dan melangkah bersama untuk terlibat dalam membangun Paroki.

“Tentu harus ada yang menyatukan kita untuk serempak bergerak bersama. Injil hari ini yang diambil dari Lukas 21: 5-15 memberikan gambaran bahwa anak Allah tidak perlu khawatir akan sesuatu apapun. Tuhan Yesus menjadi pengikat dan tumpuan bagi perjalanan Paroki kita. Maka bagaimana kita dapat menjadi pribadi yang baik yang mau memberikan hati dan pelayanan kita sebagai hamba yang setia dan berpegang pada Kehendak Tuhan, itu yang harus kita perjuangkan bersama,” kata Pastor Bowo.

Para penari dari salah satu wilayah di Paroki St. Theodorus.

Setelah Misa, seluruh umat dipersilahkan menikmati hidangan yang disiapkan oleh panitia perayaan. Acara ramah tamah ini diisi dengan penampilan Bina Iman Anak, Wilayah, WKRI Cabang Sukawarna bersama Pelangi Line Dance. Komunitas Pelangi Line Dance beranggotakan ibu-ibu dari kalangan lintas iman.

Tari dari WKRI Cabang Sukawarna bersama Pelangi Line Dance. Komunitas Pelangi Line Dance beranggotakan ibu-ibu dari kalangan lintas iman.

Semoga kesempatan pertama pascapandemi ini menjadi awal kebersamaan warga Paroki Theodorus untuk kian terlibat memajukan Gereja dan menjadi pemersatu keberagaman dalam masyarakat.

Keakraban bersama dengan sesama dari lintas iman.

Laporan Wiwit Widiasih (Sukawarna, Bandung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here