Peran Sekretaris Paroki: Mempermudah dan Memperlancar Reksa Pastoral Paroki

526
Peserta pertemuan para sekretaris paroki se-Keuskupan Atambua.
5/5 - (2 votes)

HIDUPKATOLIK.COM – Pertemuan berkelanjutan bagi para Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua, berlangsung di Aula Pastoral Emaus Centre, Atambua, Nusa Tenggara TimurSenin-Selasa, 6-7/2/2023 Kegiatan ini dibuka dengan perayaan Ekaristi kudus yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, Pastor Vincentius Wun, SVD.

Dalam Misa pembukaan, Pastor Vincent menegaskan tentang tugas dan pelayanan para sekretaris di setiap paroki sebagai bagian dari perutusannya sebagai murid-murid Tuhan.

Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, Pastor Vincentius Wun, SVD

Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan demi banyak orang hendaknya dilihat sebagai pelayanan bukan semata sebagai tugas rutin.

“Sekretaris paroki diutus untuk karya pelayanan. Ini tugas mulia. Lakukanlah dengan sukacita dan jadikanlah ini sebagai kesempatan untuk melayani banyak orang,” katanya.

Lebih lanjut mantan pimpinan Provinsial SVD Timor ini berpesan agar dalam setiap tugas yang diemban sungguh menghadirkan kasih Tuhan bagi sesama.

“Setiap tugas hendaknya dilakukan dengan keikhlasan hati dan dihayati dengan baik serta perlu berkorban. Tentu dengan pelayanan seperti ini akan membawa berkat bagi banyak orang,” ucapnya.

Beragam kegiatan yang dilakukan di antaranya pemaparan materi tentang cara mengelola administrasi paroki dan peran sekretaris paroki dalam pastoral Gereja dari Sekretaris Umum Pusat Pastoral Keuskupan Atambua, Yoseph Hello.

Baginya kehadiran sekretaris membantu memperlancar serta mempermudah reksa pastoral para imam dan Dewan Pastoral Paroki (DPP).

“Sekretaris Paroki merupakan perpanjangan tangan pastor paroki dalam menyelesaikan data, dokumentasi dan arsip yang diperlukan untuk pelayanan pastoral bagi umat. Juga sekretaris paroki menjadi pintu masuk bagi umat dan pihak luar paroki untuk berinteraksi, berkomunikasi  dan membangun koordinasi dengan pihak lain,” tuturnya.

Acara juga diselingi dengan sharing pengalaman dari setiap sekretaris paroki. Ini sebagai bentuk saling memberi dukungan dalam pelayanan di masing-masing paroki. Ada juga pemaparan materi tentang pentingnya media dalam berpastoral dari Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Atambua.

Romo Ino Nahak Berek (Kontributor, Atambua, NTT)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here