spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Tradisi Adat Mori Warnai Kedatangan Pastor Jack di Paroki Beteleme

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – HARI Rabu (20/5/2026) menjadi hari/tanggal yang istimewa dan akan menjadi kenangan bukan hanya bagi Pastor Jecklin Carol Mononimbar  atau Pastor Jack tetapi juga bagi umat Paroki Santa Maria Bunda Penolong Abadi (SMBPA) Beteleme, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Betapa tidak, pada hari tersebut, pastor asal Paroki Hati Kudus Yesus Keroit Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara tiba di pastoran paroki SMBPA Beteleme dalam kapasitasnya sebagai Pastor Rekan untuk mendampingi Pastor Lucky Singal  (pastor paroki) yang disambut secara adat setempat.

Penempatan Pastor Jack diumumkan pada misa pentahbisannya bersama 9 imam baru yang dipimpin Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi seratusan pastor di Gereja Paroki Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga:  Sekitar 200 Warga Ethiopia Dijatuhi Hukuman Mati di Arab Saudi
Pastor Jecklin Carol Mononimbar disambut secara adat Suku Mori.

Kedatangan Pastor Jack diawali dengan upacara adat. Ia diterima dengan pemberian pakaian kebanggaan Suku Mori yaitu bate dan selendang serta hasil alam dan usaha masyarakat yakni saguer, ayam putih, beras dan telur.

Dalam tradisi Mori upacara ini disebut Gau Mompelangkai Petewawa yaitu upacara penghormatan terhadap pemimpin.

Saguer manis dalam suke (bambu) diberikan sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan, juga sebagai tanda kearifan dan pelayanan tulus masyarakat. Sajian yang hanya diberikan kepada pemimpin, tokoh, atau tamu kehormatan yang tiba di Morowali Utara.

Sementara ayam putih melambangkan penghormatan tertinggi kepada tamu agung, tolak bala, serta pengharapan akan keselamatan. Beras dan telur agar Pastir Jack sejahtera dan mensejahterakan umat Allah.

Baca Juga:  Ketua Lembaga Biblika Indonesia Pastor Albertus Purnomo, OFM; Roh Kudus sebagai Fondasi Rohani Murid Kristus

“Mari bersama melayani umat dengan kasih yang besar, full dan total. Seperti tarian lumense penuh gembira yang mengiringimu memasuki gereja dan tempat tinggalmu, kiranya bahagia menyertai perjalanan pelayanan dan karyamu di paroki ini. Tuhan memberkati !” ujar Pastor Lucky.

Usai penyambutannya, Pastor Jack bersama Pastor Lucky dan Pastor Frits Karamoy (Pastor Rekan) memimpin Misa syukur di gereja paroki, yang dihadiri sekitar 400-an umat dan undagen lainnya.

Lexie Kalesaran (Manado)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles