web page hit counter
Minggu, 11 Januari 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

“Open House” Keuskupan Banjarmasin 2026: Momen Memupuk Perdamaian, Persatuan, dan Persaudaraan

3/5 - (2 votes)

HIDUPKATOLIK.COMPada Kamis, 1 Januari 2026, Keuskupan Banjarmasin kembali menggelar Open House di rumah kediaman Uskup Keuskupan Banjarmasin Mgr. Victorius Dwiardy, OFM.Cap di Wisma Immaculata, Keuskupan Banjarmasin.

 Uskup Victorius mengawali sambutannya mengucapkan syukur kepada Tuhan berkat, rahmat, kasih, dan pimpinan-Nya di sepanjang tahun 2025.

Ia berharap, tahun 2026 dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat solider, “Dengan harapan tidak ada seorang pun yang merasa ditinggalkan atau diperlakukan diskriminatif;  karena kita adalah anak-anak dari Pencipta yang sama. Kita pun mau di tanah kita di Kalimantan Selatan ini, di mana kita semua adalah penduduk dan warga negaranya, kita mau dalam posisi dan fungsi kita masing-masing menaburkan benih-benih perdamaian, menyuburkan benih-benih persaudaraan, dan memupuk benih-benih persatuan, supaya ada damai sejahtera,” tutur Uskup bersemangat.

Halaman Keuskupan Banjarmasin dipadati umat Katolik dan undangan. (Foto Dionisius Agus Puguh)

Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin H.R dalam pesannya menyampaikan ucapan selamat tahun baru 2026 kepada semua yang hadir. “Semoga tahun yang baru ini membawa kesehatan, perdamaian, serta kekuatan iman bagi kita semua dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Kota Banjarmasin ini menjunjung toleransi serta keberagaman. Nilai-nilai inilah yang menjadi pondasi kuat dan menjadi komitmen kami untuk merawat kebersamaan dan saling menghormati dalam perbedaan.”

Baca Juga:  Pesan Paus dalam Misa: Konsistori, Momen bagi Para Kardinal untuk Merenungkan Jalan Gereja

Seperti tahun-tahun sebelumnya, spirit kegiatan ini tetaplah sama yaitu untuk mempererat dan mempertebal rasa persatuan dan persaudaraan sebagai warga Kota Banjarmasin sekaligus warga Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada penyelenggaraan Open House yang memasuki tahun kelimabelas sejak digagas Uskup Emeritus Keuskupan Banjarmasin Mgr. Petrus Boddeng Timang di 2009 silam, hadir sejumlah tokoh agama, budayawan, dan tokoh masyarakat diantaranya: Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin H.R., Kakanwil Kantor Kemenag Provinsi Kalsel M. Thamrin, Ketua FKUB Provinsi Kalsel M. Ilham Masykuri Hamdie, Ketua MUI Kota Banjarmasin (Ketua PC NU Kota Banjarmasin) Habib Ali Al-Kaff, Sekretaris MUI Kalsel H. Nasrullah, Ketua Walubi Kalsel Zulkifli Tedja, Bhante Saddhaviro Mahatera dari Biara Dhammasoka Banjarmasin, Ketua PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) Kalsel Winardi Sethiono, Wakil Ketua FKUB Kabupaten Banjar I Made Bagia, Direktur Utama Banjarmasin Post A. Wahyu Indriyanta, Ketua Komunitas Perempuan Interfaith Mariatul Asiah, dan Prof. M.P. Lambut.

Selain itu dalam kesempatan istimewa ini hadir pula sejumlah perwakilan dari Korem 101/Antasari, Kodim 1007/Banjarmasin, Koramil 1007-04/Banjarmasin Utara, Lanal Banjarmasin, TNI AU, LK3 Banjarmasin, Ambin Demokrasi, Polsek Banjarmasin Utara, Perkumpulan Sosial Mulia Sejahtera, PSMTI Provinsi Kalsel, BINDA Kalsel, MUI Provinsi Kalsel, Gusdurian Banjarmasin, DMI Provinsi Kalsel, PDKB, Kelenteng Suci Nurani Banjarmasin, Pura Agung Jagatnatha Banjarmasin, Majelis Umat Kristen Indonesia, WHDI Provinsi Kalsel, dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga:  Paus Leo XIV Mengecam Penggunaan Kekuatan Militer

Sejak pertama kali digelar, kegiatan silaturahmi ini senantiasa dihadiri para tokoh agama dan masyarakat, para pejabat, umat Katolik dari Kota Banjarmasin dan sekitarnya, serta umat lintas agama lainnya untuk membina keharmonisan bersama dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

Aneka Hiburan

Komunitas Perempuan Interfaith (KPI) dalam penampilannya membawakan 2 lagu bertema perdamaian dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Selain itu, di atas panggung tampil beragam hiburan menarik yang dipersembahkan oleh Sekami Paroki Katedral, Ibu-ibu Paroki Veteran, Legio Maria Kuria Ratu Rosari Banjarmasin, OMK St. Don Bosco Paroki Veteran, KTM Distrik Banjarmasin, dan lain-lain.

Salah satu penampilan menarik yang sempat mencuri perhatian hadirin adalah kesenian madihin yang dibawakan oleh H. Ahmad Syahrani. Di atas pentas, salah satu budayawan Kalsel ini membawakan pantun dan syair dalam bahasa Indonesia dan Banjar yang dinyanyikan, dengan iringan tarbang madihin atau rebana dengan diameter sekitar 30 cm. Madihin merupakan salah satu sastra lisan khas Kalimantan Selatan. Kesenian madihin biasanya berisi pesan sosial atau moral, dengan kosa kata yang menggelitik dan lucu.

Baca Juga:  Natal 2025: Berada Menuju Cinta
Uskup Victorius didampingi Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR bersama perwakilan tokoh agama dan masyarakat. (Foto Dionisius Agus Puguh)

Rafikah, perwakilan LK3 Banjarmasin yang sudah beberapa kali hadir dalam Open House Keuskupan Banjarmasin mengaku terkesan. “Open House-nya kali ini lebih friendly, terasa hangat dan menyenangkan, interaksi sosialnya lebih terasa karena semua berbaur di tempat yang sama. Biasanya tamu-tamu yang VIP mengikuti jamuan di dalam ruangan tersendiri. Saya berharap agar Keuskupan Banjarmasin tetap mempertahankan konsep kegiatan outdor seperti ini, sehingga semua yang hadir bisa santai menikmati jamuan makan sambil menyaksikan suguhan hiburan di atas panggung.”

Open House juga diselingi dengan pembagian doorprize dengan hadiah utama 1 unit sepeda motor, dan beragam hadiah menarik lainnya. Open House yang dimulai pukul 10.00 Wita ini berakhir sekitar pukul 14.30 Wita, dan ditutup dengan tari Ja’i khas NTT yang mengajak semua yang hadir menari bersama dalam iringan musik dinamis, sebagai ekspresi kegembiraan dan kebersamaan yang terjalin. Sementara di luar sana, hujan tiba-tiba mengguyur dengan derasnya.

Dionisius Agus Puguh Santosa (Banjarmasin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles