web page hit counter
Kamis, 5 Maret 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Umat Katolik Amerika Meluncurkan Upaya Penggalangan Dana untuk Menghadiahkan Tiara Kepausan kepada Paus Leo XIV

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Organisasi nirlaba Amici Vaticani berupaya membuat tiara kepausan khusus dengan simbol-simbol Amerika untuk dihadiahkan kepada Paus Leo XIV ketika ia akan mengunjungi Amerika Serikat meskipun belum ada Paus yang mengenakan tiara tradisional sejak Konsili Vatikan II.

Paus Leo XIV

“Secara historis, sebagian besar tiara kepausan adalah hadiah, biasanya dari keuskupan asal Paus atau dari komunitas keagamaan yang mungkin berafiliasi dengannya,” kata Isaac Smith, pendiri Amici Vaticani, dalam sebuah wawancara dengan EWTN News seperti dilansir Lifesitenews

Smith mengatakan ingin melanjutkan tradisi menghadiahkan tiara tiga mahkota kepada Paus. Pemilihan Paus Amerika pertama merupakan “tonggak sejarah yang sangat penting” bagi warga Amerika, katanya.

Sejarah mahkota kepausan setidaknya dimulai sejak abad kedelapan. Penggunaan kata “tiara” yang pertama kali tercatat berasal dari abad ke-12. Pada abad ke-13, mahkota kedua ditambahkan untuk melambangkan otoritas Paus atas ranah spiritual dan temporal.

Baca Juga:  Paus Leo XIV: Carilah Solusi Perdamaian Tanpa Senjata

Tiara tiga mahkota, yang dikenakan oleh para Paus hingga Konsili Vatikan Kedua, pertama kali muncul pada abad ke-14. Tiga mahkota tersebut dapat melambangkan tiga jabatan Kristus (Nabi, Imam, dan Raja) atau Gereja yang Berjuang, Menderita, dan Berjaya.

Tiara yang diusulkan oleh Amici Vaticani mempertahankan ciri-ciri tiara tiga mahkota dan akan dibuat dengan perak sterling dan mahkota berlapis emas. Mahkota-mahkota tersebut akan menampilkan batu merah, putih, dan biru sebagai penghormatan terhadap warisan Amerika Leo. Tiara ini juga akan menampilkan simbol-simbol Amerika lainnya, seperti daun ek dan batang jagung, yang masing-masing mewakili pohon dan tanaman nasional.

Simbol-simbol lainnya akan mewakili kepausan dan Amerika Serikat: mawar, yang merupakan simbol Perawan Maria dan bunga nasional AS, dan zaitun, simbol fokus Leo pada perdamaian, serta buah yang muncul pada Lambang Negara Amerika Serikat.

Baca Juga:  Yang Terbaru dari Majalah HIDUP Edisi Nomor 10

Smith mengatakan desainnya dimaksudkan untuk menjadi “elegan dan tradisional” dan untuk “menggabungkan unsur-unsur khas Amerika.”

Ia berharap dapat mendanai proyek tersebut melalui sumbangan kecil, sehingga tiara tersebut dapat dihadiahkan kepada Paus Leo sebagai “upaya bersama” dari umat Katolik Amerika.

Smith berharap tiara tersebut akan “dipajang di tempat yang terhormat” setelah selesai dibuat.

Namun, bahkan jika tiara tersebut dibuat sesuai rencana dan dihadiahkan kepada Paus, kemungkinan besar Paus Roma tidak akan benar-benar memakainya, seperti yang dilakukan para Paus di masa lalu pada acara-acara khusus.

Paus Paulus VI adalah paus terakhir yang dimahkotai dengan tiara kepausan pada tanggal 30 Juni 1963, setelah terpilih. Pada tanggal 13 November 1964, selama Sidang Konsili Vatikan, Paulus VI meletakkan tiaranya di altar sebagai tindakan simbolis, dan kemudian dijual, dengan hasil penjualan disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan. Tidak ada paus yang mengenakan tiara kepausan sejak saat itu.

Baca Juga:  Seru dan Inspiratif, Tarakanita 3 Bergerak Bersama di Hari Peduli Sampah Nasional

Umat Katolik tradisional mengkritik keputusan untuk meletakkan mahkota kepausan sebagai bagian dari desakralisasi kepausan dan penolakan terhadap simbolisme dan otoritas kepausan tradisional. Hal ini telah ditafsirkan sebagai salah satu dari banyak penyimpangan dari tradisi sejak Konsili Vatikan Kedua. (Lifesitenews/fhs)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles