Frans Seda Award: Anggota Polisi Peduli Pendidikan dan Aktivis Kemanusiaan Menjadi Pemenang

334
Dari kiri ke kanan: Rektor Unika Atma Jaya (Dr.A.Prasetyantoko), Ketua Panitia Frans Seda Award 2018 (Dhevy Setya Wibawa), Brigadir Muhamad Saleh (Pemenang Kategori Pendidikan), Edi Syahputra (Pemenang Kategori Kemanusiaan), dan Dr.Ir.Paulus Wiryono Priyotatantama (Ketua Dewan Juri). [dok.Humas ATMAJAYA]

HIDUPKATOLIK.com Frans Seda Award 2018 kembali digelar Atma Jaya, sebagai upaya melestarikan nilai-nilai hidup Frans Seda sebagai negarawan Republik Indonesia sekaligus pendiri Unika Atma Jaya.

Frans Seda Award (FSA) kembali diberikan pada insan muda Tanah Air yang mendedikasikan dirinya bagi aktivitas pendidikan dan atau kemanusiaan. Program penghargaan FSA dirintis oleh Yayasan Atma Jaya sejak 2012 yang diharapkan dapat menginspirasi semakin banyak warga bangsa untuk senantiasa melaksanakan karya nyata dengan mendedikasikan diri “untuk Tuhan dan Tanah Air”, sebagaimana  layaknya semangat dan cita-cita Frans Seda.

Dr. A. Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya terkait acara mengatakan FSA adalah upaya komunitas Atma Jaya untuk mempertahankan, menjaga, dan merawat semangat para pendiri Atma Jaya dan salah satunya ditunjukan dengan memberikan penghargaan bagi orang-orang yang punya visi dan semangat yang sama dengan para pendiri.”

Penghargaan FSA diselenggarakan setiap dua tahun sekali dan tahun ini memasuki kegiatan yang keempat kalinya. FSA pertama kali dilaksanakan pada 2012, sementara pembentukan panitia dilakukan sejak 2011. Tahun ini para nomine FSA 2018 berasal dari sembilan propinsi dan 10 kota.

Penghargaan FSA dibagi menjadi dua kategori yaitu :

  1. Bidang Pendidikan : Memiliki, menghayati dan melakukan dengan sungguh-sungguh Komitmen Nilai Pencerdasan Kehidupan Bangsa (Pendidikan).
  1. Bidang Kemanusiaan : Memiliki, menghayati dan melakukan dengan sungguh-sungguh Komitmen Nilai Nasionalisme Kebangsaan Pancasila, Multikulturalisme, dan Pembela Nilai Kemanusiaan.

Para pemenang FSA 2018 pada masing-masing kategori akan mendapatkan Medali, Sertifikat, dan uang tunai sebesar Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

Ketua Yayasan Atma Jaya Aswin Wirjadi dalam sambutannya mengatakan, “nilai untuk Tuhan dan Tanah Air, merupakan nilai inti dari para pendiri Atma Jaya yang terus kami bawa hingga saat ini. Ajang Frans Seda Award merupakan bentuk untuk memberikan penghargaan bagai masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi aktif bagi bangsa dan sejalan dengan nilai Frans Seda, pendiri universitas kami.”

Pada malam penganugerahan FSA 2018 turut dihadiri oleh oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang memberikan Public Lecture tentang “Kebijakan Fiskal yang Sehat dan Adil.”

Pada malam penganugerahan FSA 2018 dihadiri oleh oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang memberikan kuliah umum tentang “Kebijakan Fiskal yang Sehat dan Adil”, diapit oleh Ery Seda (paling kanan, anak Frans Seda, pengurus Yayasan Atma Jaya) dan Dr. A. Prasetyantoko (Rektor Unika Atma Jaya).[dok.Humas ATMAJAYA]
Frans Seda Award merupakan apresiasi kepada anak bangsa yang mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan masyarakat, sebagaimana motto dan laku hidup Bapak Frans Seda, yang sepenuhnya dipersembahkan bagi Tuhan dan Tanah Air,” tutur Dhevy Setya Wibawa, Ketua Pelaksana Frans Seda Award 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here