Felisia Helena Kullit: Setia Menyapa

171
Felicia Helena Kullit. [Dok. Konradus R. Mangu]

HIDUPKATOLIK.com –  FELISIA Helena Kullit sejak kecil tak pernah bercita-cita menjadi penyiar radio. Kedua orangtuanya menghendaki Feli, demikian panggilan akrabnya, menjadi seorang pramugari. 

Seiring waktu, ia ternyata justru menjadi seorang penyiar radio sejak tahun 2011 hingga kini. Kendati bukan cita-cita awal, ia tetap setia menjalankan tugasnya sebagai penyiar radio. 

Saat acara Unlimited Worship Conference (UWC) 2018 belum lama ini, Feli tampil sebagai Master of Ceremony (MC). Feli memang sudah fasih bercuap di radio sejak masih berstatus mahasiswa di Sekolah Tinggi Komunikasi (STIKOM) Jakarta.

Ia terjaring saat ada kunjungan dari salah satu radio di kampusnya. Setelah melewati tahap penjaringan, namanya pun berhasil terpilih. “Saya merasa senang dengan kesempatan itu. Saya jalani pekerjaan itu sambil menjadi mahasiswi STIKOM,” jelas umat Paroki St Nikodemus Rempoa, Jakarta Selatan.

Sebagai peyiar radio, Feli setia menyapa para pendengarnya di siang hari. Lewat frekuensi radio, ia dapat berelasi dan menghibur orang banyak. Ia merasa bahwa Tuhan selalu menyertainya. Meski ia sudah beberapa kali berpindah dari stasiun radio satu ke tempat lainya, tapi ia masih setia menyapa dan menemani para pendengar setianya.

Di tempatnya bekerja kini, Feli meraih penghargaan “Prime Time Pagi”, suatu capaian bagi seorang penyiar radio. Di tahun 2014 ia juga meraih penghargaan MTV/Radio Johan. “Rupanya berkat Tuhan dan Ia memberikan tempat terbaik buat saya dalam pekerjaan sebagai penyiar radio,” kata Lektris Paroki St Nikodemus Meruya.


Konradus R. Mangu
HIDUP NO. 01 2019, 6 Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here