Seorang Murid SMA di Maumere Merasakan Simulasi Jadi Anggota DPR RI, Begini Kisahnya

224
Pitansius Pei (Dok. Pribadi)
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM— Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Santa Maria Monte Carmelo Wairklau Maumere asuhan Ordo Carmel yang baru didirikan dua tahun silam mulai menggeliat dalam mengukir prestasi.

Pitansius Pei, seorang peserta didik kelas X, lolos seleksi Parlemen Remaja 2020 dan merasakan simulasi menjadi Anggota DPR RI selama lima hari dari tanggal 2- 6 November 2020 secara Virtual.

“Saya sangat bersyukur karna bisa lolos seleksi Parlemen Remaja 2020. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkaya pengetahuan akan politik dan demokrasi,” ujar siswa yang akrab disapa Pitan.

Selama kegiatan yang mengusung tema “Gotong Royong Mengatasi Pandemi Covid-19 Optimis Kita Bisa!” ini, Pitan sangatlah antusias. “kegiatan ini diikuti oleh banyak siswa hebat terseleksi dari berbagai pelosok nusantara. Disini saya bisa belajar untuk mengenal budaya dari masing-masing daerah, belajar berinteraksi satu sama lain serta belajar berdinamika dalam suatu komunitas,” ungkapnya.

Kepala SMAK Santa Maria Monte Carmelo Pastor Benediktus Bani, O.Carm mengucapkan selamat kepada Pitan karena telah mengharumkan nama sekolah dan yayasan penyelenggara. “Keberhasilan Pitansius lolos dalam seleksi Parlemen Remaja 2020 meneguhkan komitmen sekolah dan yayasan penyelenggara untuk mendidik peserta didik agar memiliki wawasan berpikir yang baik mampu menuangkan dalam bentuk tulisan dan mampu mengungkapkannya dalam pidato, kampanye dan renungan,” terang Pastor  Beni. Dikatakan pula kemampuan untuk membaca, tulis menulis dan menyampaikan ide dalam bentuk diskusi, debat, pidato dan renungan dan kampanye akan menjadi ekosistem sekolah yang masih balita ini.

Ketua Yayasan Santa Maria Pastor Karolus Sola, O.Carm turut mengucapkan selamat atas prestasi yang telah dicapai Pitansius mewakili Dapil NTT I dalam ajang Parlemen Remaja 2020. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari usaha Pitansius dan sistem kerja yang telah dibangun Kepsek dan para guru. Pitansius harus selalu rendah hati. Semoga keberhasilan Pitan menjadi motivasi untuk peserta didik lainnya,” harap Direktur Asrama Putra Monte Carmelo ini.

Sementara Guru Pendamping Stanislaus Y. Vadecum menilai Parlemen Remaja 2020 harus menjadi sarana bagi Pitan untuk memperkenalkan wawasan budaya NTT kepada teman- teman dari Daerah Pemilihan lain. Juga perlu menyuarakan kesulitan yang dialami masyarakat NTT.

Yuven Fernandez (Maumere)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here