Paus Dorong Peziarah Slovakia untuk Mempromosikan Perdamaian melalui Solidaritas

26
Paus bertemu para peziarah dari Slovakia.
Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Paus Fransiskus mendorong para peziarah dari Slovakia untuk mengembangkan kekayaan keragaman masyarakat Slovakia dan Gereja serta budaya keramahannya, memuji solidaritas Slovakia terhadap para pengungsi Ukraina.

Paus Fransiskus, Sabtu (30/4/2022), menerima audiensi sekitar 2.500 peziarah dari Slovakia yang mengunjungi Roma untuk berterima kasih kepadanya atas perjalanan Apostoliknya ke negara itu 12-15 September 2021.

Mereka didampingi oleh Uskup Agung Stanislav Zvolenský dari Bratislava, Presiden Konferensi Waligereja Slovakia. Hadir dalam audiensi juga Kardinal Jozef Tomko, Prefek emeritus Kongregasi Evangelisasi Rakyat dan beberapa perwakilan dari otoritas Slovakia, termasuk Presiden Parlemen dan Presiden Mahkamah Konstitusi.

Kekayaan Keanekaragaman

Menyambut para peziarah di Audience Hall Paulus VI, Bapa Suci mendorong mereka untuk terus memupuk kekayaan keragaman masyarakat Slovakia yang juga dapat ditemukan dalam Gereja lokal, dengan ritus dan tradisi yang berbeda menyatukan Kristen Barat dan Timur.

“Ketika saya datang untuk melihat, saya ingin mendorong Anda untuk berjalan di jalan perjumpaan, bersama-sama: orang muda, keluarga, orang tua, komunitas berbeda yang secara historis menjadi bagian dari masyarakat Anda,” kenang Paus Fransiskus, mengingatkan bahwa budaya perjumpaan dibangun di atas “pencarian harmoni antara keragaman, yang membutuhkan sambutan, keterbukaan dan kreativitas,” katanya.

Dia juga merekomendasikan “untuk tidak bosan memohon Roh Kudus,” untuk menyembuhkan luka masa lalu di masyarakat Slovakia dan Gereja Roh Kudus adalah Pencipta harmoni dan balsem luka!

Bekerja bagi Perdamaian melalui Amal Kasih

Paus Fransiskus melanjutkan dengan memuji budaya keramahan dan solidaritas Slovakia yang dilambangkan oleh kebiasaan Slavia dalam menawarkan roti dan garam kepada pengunjung sebagai tanda sambutan, yang telah membuktikan dirinya lagi dalam konteks tragis perang yang masih terjadi di Ukraina.

Memang, seperti yang ditunjukkan dalam kata pengantarnya oleh Uskup Agung Zvolenský, banyak keluarga, paroki, dan institusi Slovakia telah menawarkan perlindungan kepada ibu dan anak-anak Ukrania yang terpaksa melarikan diri dari Ukraina setelah invasi Rusia.
“Melihat mata mereka menyaksikan bagaimana perang melanggar ikatan keluarga, membuat anak-anak kehilangan kehadiran ayah mereka, sekolah, dan membuat kakek-nenek terdampar,” kata Paus Fransiskus.

Karena itu, dia mendesak mereka “untuk terus berdoa dan bekerja untuk perdamaian, yang, katanya, “dibangun dalam kehidupan kita sehari-hari, bahkan dengan gerakan amal penyambutan ini.”

“Barangsiapa menyambut orang yang membutuhkan tidak hanya melakukan tindakan amal, tetapi juga iman, karena dia mengakui Yesus di dalam saudara dan saudarinya,” tandas Paus.

Warisan Santo Cyrilus dan Methodius

Paus Fransiskus lebih lanjut mengundang umat Katolik Slovakia untuk melestarikan dan mengembangkan warisan Santo Cyrilus dan Methodius, sehingga dapat membangun jembatan persaudaraan bersama dengan semua orang Eropa yang telah dipelihara oleh akar yang sama, dengan paru-paru Kristen Eropa – Barat dan Timur – disebutkan oleh Paus St. Yohanes Paulus II.

Sebagai penutup, Bapa Suci berterima kasih kepada umat Katolik Slovakia atas kesetiaan mereka kepada Kristus, yang diungkapkan melalui kesaksian mereka tentang iman yang hidup, hubungan ekumenis yang baik, perbuatan amal mereka, penghormatan terhadap kehidupan manusia dan kepedulian yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. **

Pastor Frans de Sales, SCJ; Sumber: Lisa Zengarini (Vatican News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here