Dari Puncak Dies Natalis Pradnyawidya-Penddikat USD ke-60: Perjumpaan Hati sebagai Jalan Keindahan

63
Perayaan Ekaristi ini merupakan puncak Dies Natalis Pradnyawidya-Penddikat USD ke-60.
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM – Suasana terasa teduh,  penuh khusuk dan khidmat di Audotorium Pendikkat-USD, Yogyakarta, Minggu, 31/7/2022. Empat penari dari mahasiswa mengiring perarakan 16 imam dan 1 diakon MSC  menuju altar diriingi oleh alunan musik khas gamelan semi kontemporer. Suara koor yang merdu, semakin mendukung suasana saat itu. Perayaan Ekaristi ini merupakan puncak Dies Natalis Pradnyawidya-Penddikat USD ke-60.

Romo Yohanes Dwi Harsanto, selaku selebaran utama, mengungkapkan rasa bangga lembaga pusat katekik ini berdiri, sebagai produk tenaga katekis yang handal dan bermutu.  “Kita bersyukur kepada Allah, karena melalui kampus tercinta ini,  menghasilkan para katekis (guru agama Katolik) yang profesional dalam bidangnya, baik dalam mengajar dan mendidik umat berkatekese maupun mengantar orang (inisiasi) untuk mengenal Kristus dalam Gereja Katolik. “Saya percaya banyak lulusan yang sukses, nyatanya banyak yang hadir dengan usia yang masih produktif dan penuh semangat.” Puji Harsanto dalam homilinya di hadapan 300 peserta yang hadir.

Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono

Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono sekalu Plt. Selaku Ditjen Bimas Katolik Kemenag RI ikut hadir dalam acara yang spetakuler ini.  “Tempat ini begitu indah, karena  hari ini kita mengalami sebuah perjumpaan langka saat ini, yakni: perjumpaan hati. Kitab bisa berbagi dan sharing bersama tentang pengalaman apa saja dalam hidup ini. Di saat pandemi ini kita masih bisa bertemu dan saya bersyukur lembaga ini bisa menyelenggarakan sebuah kegiatan, dengan prokes ketat dan cermat. Bagi saya perjumpaan langsung tetap beda. Selain itu, saya merasa  ikatan emosi tatap langsung begitu kuat, karena respon realistis yang terjadi saat ini, suka tidak suka maupun tidak tahu harus bersahabat dengan pandemi ini.  Semoga lewat Dies Natalis ini, kita saling meneguhkan dan bersinergi dalam bersaksi tentang hidup ini. Ayah saya pensiunan dosen USD. Sejak kecil saya sudah mengenal tempat ini, ayah saya selalu membawa saya di lembaga ini, maka ruang perjumpaan ini sebagai kenangan indah bagi saya,” ujar Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono dengan disambut tepuk tangan meriah dari para alumni.

Aurea Retno Dewanti Retno, selaku ketua panitia sangat gembira. “Saya berterima kasih kepada lembaga ini, para panitia dan donator yang mendukung kegiatan Hut ini sejak 29 Juli sampai hari ini berjalan dengan lancar,” katanya.

Di depan 300 peserta yang hadir Retno mengapresiasi kerja keras mahasiswa  HIMKA dan dosen Pendikkat yang tidak patah semangat dan tak padam sinarnya.

Ketua Umum Ikatan Alumni Pendikkat terpilih, Nikolas Saragih, mengatakan, “Senang bisa mengikuti acara ini dan lebih-lebih dipercaya untuk menjadi ketua umum.

Hal ini juga dikuatkan oleh ketua Alumni USD,  Tarsisius Sarkim. “Salah satu  dukungan mutu sebuah lembaga adalah membangun jejaring  kuat dengan alumni. Mereka sebagai jembatan bagi kita. Saat ini beberapa alumi sudah membentuk ikatan alumni di regio masing-masing. “Bangga kita satu keluarga besar Universitas Sanata Dharma. Bila mengunjungi untuk sekadar ngopi dan ngobrol, sudah ada lho space khusus buat alumn,” tuturnya.

Hadir juga Wakil Rektor USD, Sudi Mungkasi mewakili  Romo Rektor Albertus Bagus Laksana, SJ. “Semoga perjumpaan  ni, tidak hanya sampai di sini saja, akan tetapi kita tetap membangun jejaring demi keutuhan relasi kita di mana saja kita berada sebagai keluarga besar yang berhumanis dan cerdas di USD tercinta,” katanya.

Laporan Br. Flavianus Ngardi, MTB (Yogyakarta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here