HIDUPKATOLIK.COM – Yayasan Santo Dominikus yang mengelola kerasulan pendidikan melalui sekolah-sekolah Santo Dominikus kembali mengadakan acara Jambore Sanggar Veritas (JSV) di kota Cimahi, Jawa Barat (15-17 Januari 2026). Jambore ini merupakan kegiatan selebrasi dan pertemuan akbar perdana bagi para siswa dan guru yang aktif mengikuti Sanggar Veritas di sekolah-sekolah Yayasan Santo Dominikus.
Jambore Sanggar Veritas
Kegiatan ini dibuka dengan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Onesius Otenieli Daeli, OSC (Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Bandung) dan Pastor Yulianus Yaya Rusyadi, OSC (Pastor Kepala Paroki St. Ignatius Cimahi).

JSV ditandai dengan penyerahan Bendera Jambore Sanggar Veritas dari Sr. M. Albertine, OP, (Ketua Badan Pengurus Yayasan Santo Dominikus) kepada Sr. M. Theodora (Kepala Kantor Cabang Cimahi) sebagai penyelenggara Jambore Sanggar Veritas serta penyalaan obor “De Fekkel Brandend Houden” (Jagalah agar obor tetap menyala).
Opening Ceremony ini juga dihadiri oleh Sr. M. Krisanti, OP, (Pemimpin Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus Indonesia) didampingi oleh Sr. M. Dominika, OP dan Sr. M. Irene, OP, (keduanya anggota Dewan Pimpinan Kongregasi). Turut hadir Grasia Setya Widiasrini (Pembimas Katolik Provinsi Jawa Barat) dan Sherly Iliana, Ketua Mejelis Pendidikan Katolik (MPK) Keuskupan Bandung.
Berjalan Bersama
JSV diadakan di Cimahi tempat biara induk dan biara pusat Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus yang biara induk dan biara pusatnya berada. Dalam kegiatan ini para peserta Jambore bisa melihat (come and see) semua bentuk karya kerasulan para Suster OP. Karya yang ditampilkan meliputi: karya kesehatan (klinik Dewi Sartika), karya sosial (Panti Jompo Karitas, rumah anak asuh Dewi Sartika, dan Kursus Jahit Dewi Sartika), Karya Pendidikan (dari Day Care sampai SMP), dan Karya Formasi (pendidikan calon Suster Tahap Aspiran), yang kegiatannya dikemas dalam spirit journey.

Tema “Berjalan Bersama Mewartakan Kebenaran” memberi wadah bagi setiap siswa untuk mengembangkan 4 skill yang diharapkan yakni: learning skill, literasi skill, life skill dan preaching skill yang diwujudkan dengan menghidupi core values dari semangat Santo Dominikus sebagai kekhasan sekolah Dominikan. Kegiatan pokok dalam jambore ini dikelompokkan dalam: Learning, Preaching Contest, Debat, Spirit Journey, dan Veritas Culture Night.
Mewartakan Kebenaran
Peserta JSV ini sebanyak 410 orang merupakan utusan dari sekolah di Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, dan Cimahi. Kontingen ini dipilih dari para siswa yang tergabung dalam Sanggar Veritas jenjang SD, SMP, dan SMA. Mereka telah berproses dalam dinamika perayaan bersama untuk menghayati empat pilar hidup Dominikan. Pilar ini meliputi: hidup doa, studi, hidup dalam persaudaraan, dan pewartaan. Keempatnya dirangkum dalam core values Dominikan.

Para peserta dikondisikan menghayati semangat bahwa “Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata”. Hal ini mengantar perutusan para peserta Jambore Veritas untuk siap diutus ke seluruh dunia, untuk menjawab panggilan Tuhan: Dengan terus berjalan bersama mewartakan kebenaran di manapun. Suster Albertine, OP memberikan seluruh informasi lengkap mengenai kegiatan JSV yang dilaksanakan ini dan mengakhiri dengan harapan tersebut.
Veronika Murwaningsih (Kontributor, Yogyakarta)






