STF Driyarkara Raih Dua Penghargaan dari Kemenristekdikti

956
Ketua Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta, Pastor Dr Simon Petrus Lili Tjahjadi, Pr (tengah) menerima dua piagam penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III, Kemenristekdikti. [dok.pribadi]
STF Driyarkara Raih Dua Penghargaan dari Kemenristekdikti
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara di usianya genap 50 tahun (1 Februari 1969 – 1 Februari 2019) menerima “kado” berupa dua piagam penghargaan sekaligus dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada Selasa ini, 12/2 di Hotel Bidakara, Jakarta.

Hadiah tersebut diberikan kepada STF Driyarkara atas prestasi dan keberhasilannya, pertama, sebagai Perguruan Tinggi Swasta yang mendapatkan Akreditasi Institusi A pada tahun 2018.

Piagam Penghargaan untuk STF Driyarkara sebagai Perguruan Tinggi Swasta dengan akreditasi A, Tahun 2018. [dok.RD.Simon Lili Tjahjadi]
Kedua, dalam upaya meningkatkan Jenjang Jabatan Akademik Dosen Profesor Tahun 2018 di lingkungan LLDIKTI Wilayah III.

Piagam Penghargaan untuk STF Driyarkara atas keberhasilannya dalam upaya meningkatkan Jenjang Jabatan Akademik Dosen Profesor Tahun 2018 di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III. [dok.RD.Simon Lili Tjahjadi]
Dalam hal ini, STF Driyarkara telah berupaya mengurus dosen STF hingga memperoleh seorang Guru Besar/ Profesor dalam Bidang Ilmu Teologi yakni Mgr Adrianus Sunarko, OFM (sekarang Uskup Pangkal Pinang).

Baca: http://www.hidupkatolik.com/2018/11/26/29416/mgr-adrianus-sunarko-ofm-diangkat-menjadi-profesor-teologi-dari-menristek-dikti/

Kedua piagam penghargaan yang ditanda-tangani oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta, Dr. Ir. Illah Sailah, M.S, diterima oleh Ketua STF Driyarkara Jakarta, Pastor Dr Simon Petrus Lili Tjahjadi, Pr.

Ketika dihubungi oleh Hidupkatolik.com pada Selasa malam, 12/2 melalui whatsapp, Pastor Lili mengungkapkan kegembiraannya dalam syukur, mengingat sulitnya memperoleh dua penghargaan itu dengan berbagai macam persyaratan dan aturan yang harus dipenuhi.

“Apalagi bila mengingat STF termasuk institusi pendidikan yang kecil, dibandingkan banyak institusi pendidikan lain, khususnya perguruan tinggi bermodal besar. Tapi kecil-kecil cabe rawit ya..,” tulisnya.

Lebih lanjut Pastor Lili menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bukti keberhasilan soliditas dan kerja-keras semua warga civitas akademika (dosen, karyawan, mahasiswa) yang terlibat di sana. “Kepada mereka saya ucapkan banyak berterima kasih,” ungkap kelahiran Jakarta, 13 Juni 1963.

Para pimpinan Perguruan Tinggi yang menerima penghargaan Dikti/Kemenristek untuk aneka prestasi, berfoto bersama Prof Dr. Illah (Kepala LLPT, paling kiri) dan Menristek Prof. Dr. Natsir). [dok.pri.]
Baca: http://www.hidupkatolik.com/2019/01/17/31113/pastor-simon-petrus-lili-tjahjadi-meneliti-gereja-indonesia-di-zaman-jepang/

Menjelang perayaan pesta emas 50 tahun STF Driyarkara, serangkaian acara syukur akan digelar di sepanjang tahun 2019 ini. Namun, sebagaimana dituturkan oleh Pastor Lili, semuanya akan diawali dengan Misa Syukur bersama di Gereja St Paskalis, Cempaka Putih, Jakarta pada Sabtu, 16 Februari 2019, mulai pukul 09:30 WIB, dilanjutkan dengan acara ramah-tamah.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here