Renungan Harian 3 Juli 2021 “Kembaran Kita”

32
Dok. merionwest.com
Dok. merionwest.com

HIDUPKATOLIK.COMPesta S. Tomas, Ras. Ef. 2:19-22; Mzm. 117:1,2; Yoh. 20:24-29

TOMAS yang disebut Didimus (artinya si kembar), demikianlah panggilannya
menurut Penginjil Yohanes (Yoh. 11:16;20:24). Injil-injil Sinoptik puas hanya
dengan menyebut nama Tomas di dalam daftar para rasul (Lihat Mat. 10:3; Mrk.
3:18; Luk. 6:15). Namun, Yohanes memberi perhatian besar kepada figur Tomas dan
reaksinya dalam berbagai kesempatan bersama Yesus.

Perjalanan Tomas dalam Injil Yohanes itu satu perjalanan iman yang dapat dijadikan cermin oleh pembaca yang merefleksikan diri mereka bagaikan “kembaran” Tomas. Dari reaksinya yang penuh semangat untuk “mati bersama Yesus” (Yoh. 11:16) sampai pertanyaannya yang melahirkan ungkapan Yesus yang terkenal sebagai “jalan, kebenaran, dan hidup” (Yoh. 14:6), dari keraguannya akan Kristus yang bangkit (Yoh. 20:25) sampai ungkapan imannya yang menyentuh pengalaman transendensi yang paling agung: “Ya Tuhanku dan Allahku” (Yoh. 20:28).

Tomas meragu untuk percaya, menidak untuk mengiyakan. Barangkali itulah sebabnya ia disebut Didimus? Tomas menyadarkan kita semua akan perjalanan iman kita yang sering mendua, jatuh bangun dalam keraguan dan kepastian, dalam dosa dan pengampunan, sampai kita dirangkul oleh bilur-bilur-Nya yang menyelamatkan.

Romo Vitus Rubianto Solichin, SX
Dosen Kitab Suci
STF Driyarkara, Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here