Klinik Mata Dibangun di Malaka Pasca Bencana

47
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM – Para donatur membangun klinik mata bersamaan dengan pembangunan Gereja Paroki Bolan pasca bencana badai Seroja bulan April 2021 lalu.
Pembangunan begitu singkat hanya dalam hitungan 3 bulan saja. Berkat melimpah tercurah di Kabupaten Malaka, Keuskupan Atambua karena perhatian yang begitu besar dari para pemerhati sosial.

Ketua Perhimpunan Persekutuan Bersatu Teguh, Andreas Sofiandi dan tim saat dijumpai di Biara Susteran SSpS Betun, Rabu, 1/12/2021, menjelaskan tentang niat membangun klinik mata dan mengapa harus dibangun di Malaka.

Andreas Sofiandi

Kata Andreas bahwa membangun klinik ini karena terdorong rasa prihatin yang sangat mendalam dengan keadaan umat di Malaka. Ia berjumpa dengan begitu banyak orang yang menderita penyakit mata. Lebih disayangkan lagi karena tidak ada klinik atau rumah sakit mata. Atas pertimbangan ini, ia bersama tim mendonasikan klinik mata dan perlengkapannya untuk penanganan khusus penyakit mata.

“Ketika bencana Seroja melanda Malaka, saya hadir dan langsung turun ke lokasi bencana. Banyak sekali orang menderita penyakit mata katarak. Saya bertanya di mana mereka bisa berobat? Jawabannya tidak ada. Atas dasar inilah saya bersama teman-teman hadir dan memberi solusi untuk mengatasi keadaan ini,” kata Sofiandi.

Ia menambahkan bahwa masalah mata yang diderita orang tua sangat banyak. Siapa yang harus peduli? Beberapa orang tua matanya tidak bisa tertolong ladi karena sudah parah keadaannya.

“Banyak sekali para penderita mata katarak. Saya sangat prihatin dengan keandaan ini. Siapa yang harus membantu mereka? Satu wujud nyata cinta dan perhatian kami kiranya dengan kehadiran klinik mata ini bisa membantu meringankan penderitaan mereka,” ucapnya.

Pasien yang datang berobat di klinik mata santo Antonius Betun, sangat banyak. Antrean begitu panjang dan cukup merepotkan petugas. Sejak pagi hingga malam menjemput, ternyata pelayanan untuk pengobatan mata belum tuntas.

Kepala Klinik Mata, Suster Ria, SSpS sangat berterima kasih kepada para donatur karena telah memberikan perhatian yang luar biasa dengan membanngun klinik mata. Baginya dengan kehadiran klinik ini telah membantu banyak penderita penyakit mata katarak khususnya di Malaka.

“Kami sangat bersyukur karena telah mendapat bantuan berupa Klinik Mata dengan pembangunan yang begitu cepat. Hanya dalam tempo beberapa bulan saja bisa terpakai. Berkat yang sungguh nyata dirasakan. Terima kasih banyak kepada Bapa Andreas Sofiandi dan tim yang telah membantu kami lewat uluran tangan penuh cinta ini,” tuturnya.

Pembangunan Klinik Mata Santo Antonius ini direncanakan akan dikembangkan menjadi 3 lantai. Juga disediakan fasilitas yang lengkap untuk pelayanan dan pengobatan para pasien.

Diinformasikan juga bahwa Klinik mata ini akan diberkati oleh Ignatius Kardinal Suharyo, Ketua KWI Indonesia sekaligus Uskup Agung Jakarta pada tanggal 4 Desember 2021.

Pastor Ino Nahak (Atambua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here