Suster Fransita, SPM, Provinsial Provindo Probolinggo: Keterbukaan Membangun Sinergi

54
Suster Fransita, SPM
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM – TANGGAL 29 Juli 2022, Kongregasi SPM merayakan Jubileum 200 Tahun berdirinya. Momentum ini membawa makna tersendiri bagi kehadiran SPM ke depan. Berikut ini petikan percakapan HIDUP dengan Suster Fransita, SPM.

Apa yang membuat suster terus jatuh hati dengan Kongregasi SPM?

Saya diberi ruang untuk membaktikan hidup saya menjadi rekan sekerja-Nya, kasih dan kebaikan Allah terus menyertai, dan saya bertumbuh kembang dalam spiritualitas dan kharisma Kongregasi. Saya semakin menjadi saudari bagi yang saya layani dan mengalami kepenuhan martabat saya sebagai manusia citra Allah. Puji Tuhan melalui hidup persekutuan dan perutusan yang dipercayakan kepada saya, saya merasa krasan dan bahagia menjadi suster SPM.

Apa Keunikan dan Kekuatan Proling?

Harta rohani Kongregasi, kesetiaan, dan totalitas para suster, mitra karya dan kerabat SPM itulah keunikan dan kekuatan SPM Proling. Kharisma St. Julie Billiart: percaya pada penyelenggaraan Ilahi, peka akan tanda-tanda jaman, dan solider terhadap yang miskin dan tertindas menjadi kekuatan kami dalam memulai dan mengembangkan hidup persekutuan dan perutusan. Kami membaktikan diri kepada kebahagiaan hidup manusia dengan melaksanakan karya belas kasih rohani dan jasmani. Sesuai dengan tradisi kami terutama berkarya di bidang pembinaan dan pendidikan. Diilhami oleh belas kasih dan keadilan Allah, kami berusaha bergaul sedemikian rupa, sehingga kesamaan martabat setiap orang diakui.

Selain itu, kekuatan Provindo secara keseluruhan terletak pada Komunitas Magnificat yang dihuni oleh para suster purna tugas dan yang membutuhkan pemulihan kesehatan. Mereka menjadi komunitas pendoa bagi kami semua, menjadi pupuk yang menyuburkan karya kami di ladang Tuhan.

Apa tantangan yang tengah dihadapi Proling?

Sebagai Provinsi yang baru mekar, kami melihat tuntutan perutusan saat ini sangat luar biasa dengan berbagai macam kemajuan teknologi dan peraturan pemerintah. SPM Proling mengalami perubahan-perubahan yang membutuhkan penataan baik dalam hidup persekutuan dan perutusan Provinsi, untuk mencapai tujuan pemekaran. Penataan dibutuhkan mengingat tidak berimbangnya antara jumlah karya perutusan dan jumlah SDM Suster dan awam yang mampu memenuhi tuntutan perutusan. Pandemi Covid-19 juga berdampak pada hidup persekutuan dan perutusan yang membutuhkan tanggapan yang cepat, tepat, dan bijaksana. Selain itu dibutuhkan keterbukaan membangun sinergitas intern dan ekstern dalam menghadapi tanda-tanda zaman ini. Maka kami juga nanti lebih mengedepankan banyak suster muda juga kami kuliahkan. Kami terus membangun sinergitas dan kekuatan dengan yang lain sehingga kita bisa bersama-sama mewujudkan apa yang menjadi mimpi kita bersama.

Adakah strategi khusus dalam promosi panggilan?

Kami sadar bahwa promosi panggilan yang utama dan pertama adalah menghidupi spiritualitas dan kharisma SPM.  Maka upaya kami pertama-tama adalah memperdalam dan  menghidupi spiritualitas dan kharisma yang terangkum dalam semboyan “Tota Christi per Mariam.” Kami membentuk Tim Promotor Panggilan, menggerakkan setiap komunitas berdoa mohon panggilan dan menjadi komunitas terbuka yang memberi ruang bagi pemudi yang merasa terpanggil untuk mengenal dan menjalani hidup bakti. Kami juga bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama dengan para romo paroki, keluarga para suster, mitra karya dan Kerabat SPM yang langsung mendengarkan kerinduan para pemudi. Pendampingan para aspiran melalui media sosial yang dilakukan para suster muda menjadi cara baru yang efektif dalam promosi dan merawat benih panggilan. Puji Tuhan tahun ini ada 11 pemudi yang siap bergabung di SPM.

Harapan untuk Kongregasi SPM?

Saya berharap spiritualitas dan kharisma Kongregasi SPM semakin dihidupi oleh sebanyak mungkin orang dan seluas mungkin daerah, sehingga banyak pribadi bersukacita karena mengalami kepenuhan martabatnya sebagai manusia citra Allah.

Felicia Permata Hanggu/Karina Chrisyantia

HIDUP, Edisi No. 33, Tahun ke-76, Minggu, 14 Agustus 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here