HIDUPKATOLIK.COM – Selamat Natal 2025. Semoga sukacita kelahiran Kristus senantiasa menyertai kita semua serta menjadi sumber kekuatan dalam melanjutkan karya dan pelayanan LP3KN, dengan semangat pengharapan, kesetiaan, dan kebersamaan.
Sepanjang tahun 2025, LP3KN bersyukur atas semakin kuatnya konsolidasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan. Hubungan dan kerja sama dengan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Kementerian Agama Republik Indonesia, LP3KD di tingkat provinsi serta kabupaten/kota, dan berbagai jejaring terkait lainnya terus berkembang secara positif dan saling menguatkan. Konsolidasi ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan karya pembinaan dan pengembangan Pesparani Katolik di tingkat nasional.

Musyawarah Nasional LP3KN yang diselenggarakan pada Mei 2025 telah berlangsung dengan baik dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis. Beberapa keputusan penting dalam Munas itu adalah pelaksanaan Pesparani IV yang akan dilaksanakan tahun 2027, sebagaimana diusulkan dan disepakati oleh peserta Munas. Keputusan tersebut diterima sebagai hasil musyawarah bersama demi menjamin kesiapan yang lebih matang serta kualitas penyelenggaraan yang lebih optimal. Selain itu, Munas juga memutuskan perubahan kedua Statua LP3K dan Keputusan tentang Petunjuk Teknis Lomba Pesparani.
Dalam pembukaan Munas LP3KN, Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, menegaskan bahwa seni dan agama pada hakikatnya bersifat universal dan mempersatukan. Seni dipandang sebagai medium yang membumi dan efektif sebagai sarana dakwah serta pendekatan rohani lintas budaya. Penegasan ini semakin mengukuhkan peran Pesparani sebagai ruang perjumpaan iman, seni, dan persaudaraan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
Pada penutupan Munas LP3KN, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunyamin, OSC. mengingatkan pentingnya membangun relasi rohani yang sejati dengan Allah. Dalam konteks pelayanan Gereja, umat beriman dipanggil untuk semakin mampu mendengarkan dan mengenali kehendak Tuhan dalam setiap karya dan tanggung jawab yang diemban. Pesparani ditegaskan bukan semata-mata sebagai kegiatan seni liturgi, melainkan sebagai wujud kebersamaan umat dalam memuliakan Allah yang mencerminkan semangat sinodal Gereja. Kedua pesan tersebut sangat kita dapat rasakan sebagai energi baru yang semakin menyemangati kita semua dalam menjalankan fungsi dan peran LP3KN.

Hal yang patut disyukuri adalah bahwa sepanjang tahun 2025 LP3KD di berbagai daerah menunjukkan dinamika yang semakin hidup melalui penyelenggaraan Pesparani Daerah dan berbagai forum musyawarah. Pesparani Daerah telah terlaksana antara lain di Sulawesi Selatan (27 – 29 Juni 2025), DKI Jakarta (9 Juli 2025), Kepulauan Riau dan Kalimantan Timur (5-7 September 2025), Kota Jayapura (13-15 Agustus 2025), Papua Selatan (5-10 Oktober 2025), Papua Barat Daya (7-9 November 2025), Kalimantan Barat (7-8 November 2025), Sulawesi Utara (17-21 November 2025), Kalimantan Tengah (21-24 November 2025), Daerah Istimewa Yogyakarta (18 Oktober 2025), Kalimantan Utara (21-23 November 2025), Papua Tengah (3-5 Desember 2025) dan Propinsi Banten dalam bentuk Konser Pesparani (30 November 2025). Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan semakin semaraknya aktivitas LP3KD di berbagai daerah serta menguatnya komitmen bersama dalam menghidupi Pesparani sebagai sarana pembinaan iman, pengembangan seni liturgi, dan penguatan kebersamaan umat hingga ke tingkat lokal.

Tidak hanya kegiatan Pesparani daerah, kegiatan yang bersifat pengembangan Pesparani juga dilakukan beberapa kali pada tahun 2025. Diantaranya Workshop Penyusunan Panduan Musica Mundi pada 13-15 April 2025, LP3KD Papua Barat Daya yang sukses menyelenggarakan Workshop Pelatih Paduan Suara dan Mazmur dan Workshop Calon Juri Pesparani Daerah pada 17-18 Oktober 2025, Workshop Panduan Penilaian Paduan Suara dan Menyanyikan Mazmur Pesparani dalam bingkai Musica Sacra di Jakarta pada 14-16 November 2025.

Berbagai aktivitas 2025 tersebut saat ini terekam secara digital melalui social media LP3KN yang semakin aktif, melalui website (www.lp3kn.or.id), Instagram (lp3kn.official), facebook (infoLP3KN) dan tiktok (pesparani nasional). Dukungan seluruh umat dengan join / follow social media LP3KN akan semakin menyemarakkan aktivitas LP3KN pada hari-hari mendatang.
Memasuki tahun 2026, LP3KN menyadari bahwa tantangan yang dihadapi ke depan tidak akan semakin ringan. Namun demikian, LP3KN berkomitmen untuk terus merawat keterlibatan dan kepercayaan para pemangku kepentingan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mulai menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas sebagai bagian dari upaya memperkokoh peran dan kontribusi LP3KN.

Menutup tahun 2025 yang juga berada dalam semangat Tahun Yubileum, LP3KN memaknai seluruh dinamika yang telah dilalui sebagai bagian dari ziarah pengharapan. Dengan semangat tersebut, LP3KN bertekad untuk meneruskan ziarah pengharapan itu sendiri melalui pelayanan yang setia, rendah hati, dan berorientasi pada pemuliaan Allah serta kesejahteraan umat.
Akhir kata, kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para Uskup, para pembina, serta seluruh pengurus LP3KD atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin sepanjang tahun 2025. Kiranya segala upaya dan langkah yang telah dilakukan menjadi persembahan yang berkenan kepada Tuhan dan terus berbuah bagi Gereja dan bangsa.
Selamat menyambut Tahun Baru 2026. Tuhan beserta kita.
Muliawan Marganana (Ketua Umum LP3KN)
Salman Habeahan (Sekretaris Umum LP3KN)






