HIDUPKATOLIK.COM – Keuskupan Agung Medan (KAM) memulai Sinode VII di Katedral Medan pada hari Jumat, 9/1/2026. Sinode diawali dengan Misa yang dipimpin Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Purba, OFMCap.
Mgr. Kornelius mengatakan Gereja sebagai persekutuan umat Allah dipanggil untuk berjalan bersama sebagaimana Kristus sendiri mendengarkan umatnya, meneguhkan yang lemah dan mewartakan kabar gembira.
Dalam semangat inilah Gereja KAM memasuki suatu masa rahmat, lanjut Mgr. Kornelius. Umat diajak memperdalam cara mendengarkan, berdialog dan mengambil bagian dalam misi Gereja secara bertanggung jawab dan berdaya-guna.
Uskup menyalakan Lilin Sinode kemudian memberkatinya sebagai pertanda dan memukul gong sebagai tanda pembukaan resmi Sionde.
Sekretaris KAM, Pastor Adrianus Sembiring OFMCap membacakan serangkaian rumusan kepengurusan anggota Kanonis Sinode Diosesan VII untuk dilantik.
Setelah Misa, Uskup memberkati Pohon Sinode (Pohon Kalpataru) yang akan dibawa para Pastor Vikep untuk ditanam di wilayah Kevikepan masing-masing.
Pembukaan ini diisi pula dengan talkshow dengan tema “Berbagi Sukacita dan Mengakui Luka Dalam Gereja KAM yang Mendengarkan, Meneguhkan dan Mewartakan”.

Pastor Serafin Dani Sanusi, OSC dari Sekretariat Sinode mengatakan, Sinode ini bertepatan juga dengan tahun ke-7 Takhta Episkopal Mgr. Kornelius.
“Diharapkan Sinode Diosesan VII dan juga tahun ke-7 tahkta episkopal ini merupakan sebuah sinergi yang selaras. Ada namanya pertobatan pastoral, seperti yang disampaikan Bapa Uskup, Sinode pertama-tama bukan urusan administrasi, bukan urusan administrasi,” ucap Pastor Serafin.
Ia mengatakan, Sinode adalah sebuah perjalanan bersama antara Uskup, imam dan seluruh umat untuk pertobatan pastoral.
Laporan Parulian Tinambunan (Medan)





