HIDUPKATOLIK.COM – Uskup Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo melantik Kepengurusan Badan Pelayanan Keuskupan-Pembaruan Karismatik Katolik (BPK PKK) periode 2025-2028 di GSG Villa Citra, Kamis, 22 Januari 2026. Pelantikan ini berlangsung dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin Mgr. Vinsensius.
Hidup berkualitas
Dalam homilinya, Uskup mengulas kisah Saul dan Daud. Saat Daud mendengar perkataan bahwa Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa, timbullah rasa dendam dan iri Saul kepada Daud.

Begitu pula dengan kita masing-masing yang memiliki rasa ego yang kuat. Egoisme itu arahnya pasti negatif karena kasihnya ke dalam diri. Kepentingan diri sendiri. Bila rasa ego itu menguasai maka yang timbul adalah rasa iri, dengki, bahkan menyingkirkan orang yang tidak kita sukai. “Ini bisa terjadi dalam keluarga kita juga,” kata Uskup.
Lalu Uskup mengatakan, kita ini berasal dari Roh yang sama. Kita semua diberi banyak karunia. “Roh yang sama tidak mungkin saling bertentangan. Kalau bertentangan berarti ada yang salah dalam menilai sesuatu,” ujar Uskup.

Maka kepada para anggota Karismatik, Uskup berpesan agar jangan jalan sendiri-sendiri. “Mari kita belajar mempersembahkan diri secara total dan hidup berkualitas,” tandasnya.
Perpanjangan tangan Tuhan
Albertus Hendri dalam kata sambutannya mengatakan bahwa tugas dalam kepengurusan BPK PKK adalah sebuah panggilan pelayanan. “Tanggungjawab ini bukanlah tentang jabatan, melainkan bagaimana kami bisa menjadi perpanjangan tangan Gereja untuk melayani umat,” ujar Hendri.
Ia berharap, semoga seluruh kepengurusan BPK PKK semakin bersatu dalam kebersamaan, dan dapat bekerja sama dengan keuskupan sesuai visi misi pastoral Keuskupan Tanjungkarang. Usai Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan makan bersama.
Sr. M. Fransiska, FSGM (Lampung)





