Renungan Jumat, 16 Desember 2016 : Rumah Doa-Ku

62
[en.wikipedia.org]

HIDUPKATOLIK.com - Pekan Adven III; Yes 56:1-3.6-8; Mzm 67; Yoh 5:33-36

NUBUAT Nabi Yesaya yang dibacakan hari ini, Allah mengungkap lebih dalam lagi misteri-Nya. Janji keselamatan bukan hanya diberikan untuk umat Israel yang setia dan taat berpegang pada perjanjian Allah, melainkan juga diberikan kepada orang-orang di luar bangsa Israel, asal mereka hidup dalam hukum Tuhan.

Dalam nubuat itu disebutkan beberapa syarat supaya bangsa lain dapat memperoleh keselamatan, seperti menggabungkan diri kepada Tuhan dan melayani Dia, mengasihi nama-Nya, dan berpegang pada perjanjian-Nya. Mereka semua akan dibawa Tuhan dalam kesukaan di dalam rumah doa-Nya. Tentang rumah doa ini, Allah berfirman: “Sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa”.

Refleksi dari nubuat-nubuat Yesaya, yang kita dengar sejak kemarin, memberikan sebuah inspirasi luar biasa dalam persiapan kita menyambut kelahiran Yesus. Kita diajak untuk memahami makna Natal, kelahiran Sang Juru Selamat Dunia. Di balik peristiwa kelahiran Yesus Kristus 2000 tahun lampau di Betlehem, terdapat sebuah janji kesetiaan Allah untuk kita. Kesetiaan Allah itulah yang mengajak kita untuk menyambut dan mencintai-Nya dengan semangat kesetiaan yang sama.

Romo Josep Ferry Susanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here