Pesta Iman Gereja Katolik di Maluku akan Dibuka oleh Presiden Jokowi

899
5/5 - (2 votes)

Sementara itu, Ketua Bidang Lomba dan Juri LP3KN, Ernest Marianto menjelaskan materi yang diperlombakan menampung dari segi kekatolikan sekaligus bernuansa Indonesia.

Seperti menghidupkan kembali lagu yang diunggulkan di dalam Gereja Katolik, yaitu lagu Gregorian. Tahun ini nuansa kebudayaan atau lagu-lagu inkulturasi tidak dimasukan dalam perlombaan dengan harapan akan disiapkan dengan baik pada Pesparani II nanti.

Ernest juga menyinggung soal hadiah dalam perlombaan. “Soal penghargaan sendiri terbagi dua, yakni piala bergilir presiden, dan piala tetap yang diperuntukan bagi pemegang skor tertinggi,” ujar Ernesto.

Ernest menambahkan bahwa Pesparani merupakan sebuah kompetisi paduan suara gerejani (keagamaan) yang diikuti oleh kontingen perwakilan provinsi dengan mempertandingkan 12 kategori. Dari 12 kategori itu, akan dilaksanakan dalam dua hari, dimana enam kategori akan dipertandingkan per harinya.

Soal dana, Adrianus menegaskan bahwa sejauh ini sekitar 20 miliar adalah bantuan dari pemerintah Provinsi Maluku sementara sekitar 12,5 miliar dari pemerintah pusat. Dana ini, lanjut Adrianus belum sesuai target dimana diperkirakan sekitar 40 miliar.

Karena sebagian dana pemerintah difokuskan untuk masyarakat yang mengalami gempa di Palu, Donggala dan sekitarnya sehingga panitia lokal mencari sisa dana yang masih diperlukan itu dengan meminta partisipasi dari masyarakat, baik secara perorangan maupun dari kolegial. “Dana tercukupi karena ada usaha dari panitia baik lokal maupun pusat untuk mencari sisa dana tersebut,” ujar Adrianus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here