RS Dharma Ibu, Ternate Diresmikan

1070
Tampak luar Gedung RS Dharma Ibu Ternate, yang telah diberkati dan diresmikan pada Senin, 22/10/2018. [dok.pribadi]
3/5 - (2 votes)

HIDUPKATOLIK.com Masyarakat Ternate, Maluku Utara akan semakin mendapat perawatan yang lebih mudah dijangkau oleh semua lapisan, dengan beroperasinya RS Dharma Ibu. Gedung berlantai lima ini telah diresmikan oleh Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba pada Senin, 22/10/2018.

Ketua Yayasan Pendidikan Kongregasi Dina Santo Yoseph, Sr Yohanna Taroreh, DSY mengatakan bahwa gedung tersebut akan memudahkan akses masyarakat yang tinggal di Kota Ternate dan Maluku Utara di bidang kesehatan. “Lokasinya di Jalan Monunutu nomor 125, persis bersebelahan dengan biara Komunitas Maria Mediatrix, Ternate,” tuturnya dalam sebuah media di Ternate.

Lebih lanjut, Sr Yohana menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru itu dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan, sekaligus memenuhi salah satu persyaratan dari pemerintah yakni peningkatan akreditasi RS Dharma Ibu ke jenjang lebih tinggi. “Jadi menambah daya tampung untuk pasien. Jenjang selanjutnya tidak hanya RS Ibu dan Anak, tetapi juga termasuk pelayanan kesehatan, sesuai kebutuhan masyarakat Ternate secara umum.” RS tersebut akan beroperasi dengan jumlah kamar pasien yang lebih banyak, dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

Acara peresmian diawali dengan misa dan pemberkatan yang dipimpin oleh Uskup Amboina, Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC. Turut hadir dalam peresmian itu, Pimpinan Umum Kongregasi Suster-suster Dina Santo Yoseph Manado, Sr Veronica Manaan dan Pimpinan Umum Kongregasi Suster-suster Dina Santo Yoseph Provinsi Belanda dan Belgia, serta tamu undangan lainnya baik dari kalangan Gereja Katolik dan pemerintah setempat.

 

Antonius Bilandoro/Dari Berbagai Sumber

 

1 COMMENT

  1. Saya suka berobat d RS ini tapi saya heran RS sebesar ini kok perawatnya kurang padahal ini RS elite, saya pernah di rawat saya heran saat masuk igd perawat hanya satu yg menangani beberapa pasien dgan 5 tempat tidur padahal klo lihat2 namanya UGD itu penanganan awal dgan berbagai pasien.. Kalo cuman 1 yg stay bgmn pelayanan berjalan dgan baik kalo pasiennya emergency dan ada beberapa pasien yg datang berobat harus menunggu padahal kita datang di igd berharap penanganan cepat tapi ini harus menunggu perawat itu selesaikan yg emergency baru qt di layani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here