Museum Maria, Devosi Kontekstual

499
Mgr Suharyo menandatangani Prasasti Museum Maria Bunda Segala Suku. [HIDUP/Elisabeth Chrisandra J. T. D.]

HIDUPKATOLIK.com – Ada 42 lukisan dan 12 patung Bunda Maria dalam museumtersebut. Jumlahnya akan terus bertambah.

SATU per satu tamu undangan peresmian Museum Maria Bunda Segala Suku memenuhi Gedung Marian Centre Indonesia (MCI), Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu, 20/10. Para tamu datang dengan memakai busana dari berbagai daerah, antara lain: Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Acara peresmian diawali dengan Misa konselebrasi yang dipimpin oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo. Dalam khotbahnya, Mgr Suharyo, sempat menyinggung beberapa hal yang dapat menggangu persaudaraan antar manusia sebagai sesama warga negara.

Dalam situasi demikian, muncul devosi kepada Bunda Maria Segala Suku yang tidak sekadar memohon ini-itu, melainkan agar mendorong umat untuk lebih melibatkan diri dalam kehidupan nyata.

Menurut Mgr Suharyo, devosi kepada Bunda Maria Segala Suku adalah bukti bahwa umat Katolik di Indonesia khususnya Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) sangat kreatif sehingga (membuat) devosi itu sangat kontekstual, sangat hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here