Kapan Masa Prapaskah Dimulai?

583
5/5 - (2 votes)

HIDUPKATOLIK.com – Mengapa masa Prapaskah dalam bahasa Inggris disebut “lent”dan bukan pre-easter? Apakah ada latar belakang penggunaan kata itu? Sejak kapan masa
Prapaskah itu diadakan?

Yustinus Lahardianto, Kediri

Pertama, kata “lent” diambil dari kata Anglo-Saxon “lencten,” yang artinya musim semi. Di belahan bumi bagian Utara, memang masa Prapaskah ini selalu jatuh pada musim semi. Jika diartikan secara rohani, masa Prapaskah ini harus menjadi musim semi, yaitu masa pertumbuhan hidup rohani kita.

Kedua, sudah sejak masa Gereja awali muncul kebiasaan untuk mengawali pesta-pesta besar dalam Gereja (Paskah dan Natal) dengan masa tobat yaitu masa Prapaskah dan masa Adven. Paskah adalah hari raya yang paling penting dalam liturgi Gereja karena kebangkitan Tuhan menjadi batu sendi iman kita. Seperti kata Rasul Paulus, jika Kristus tidak bangkit, sia-sialah iman kita (bdk. 1 Kor 15:17). Karena itu hari raya Paskah ini didahului dengan masa tobat selama 40 hari, yang meniru puasa Yesus selama 40 hari. “Oleh masa puasa selama 40 hari setiap tahun, Gereja mempersatukan diri dengan misteri Yesus di padang gurun.” (KGK 540) Masa ini adalah kesempatan untuk menguasai hawa nafsu dan memperoleh kebebasan hati (bdk. KGK 2043) supaya kemuliaan Tuhan semakin bersinar dalam hidup kita.

***

Kami tinggal di stasi yang sangat jauh dari paroki pusat. Bolehkah kami mengadakah ibadat sabda untuk Rabu Abu dan dipimpin oleh ketua stasi dan menggunakan abu yang tidak langsung diberkati oleh imam tetapi hanya direciki dengan air berkat dari imam?

Blasius Miranda, Banjarmasin

Untuk umat yang tinggal jauh dari paroki dan tidak dikunjungi oleh imam padahari Rabu Abu, tentu sangat baik jika merayakan juga upacara Rabu Abu sebagai tanda awal masa Prapaskah. Ketua stasi boleh memimpin ibadat Sabda yang ditutup dengan doa umat (Perayaan Paska dan Persiapannya, Seri Dokumen Gerejawi No. 71, art. 20) , tetapi tentu ketua Stasi tidak boleh memberkati abu yang digunakan. Hanya imam atau diakon yang boleh memberikan berkat pada abu. Tetapi, jika sangat terpaksa karena tidak ada imam atau tidak mungkin mendapatkan abu yang sudah diberkati oleh imam atau diakon, maka boleh juga abu direciki dengan air berkat oleh ketua stasi dan kemudian dibagikan.

***

Kapan masa Prapaskah 40 hari itu mulai, pada hari Rabu Abu atau pada hari Minggu Prapaskah I? Mengapa jumlah harinya melebihi 40 hari?

Blasius Miranda, Banjarmasin

Masa Prapaskah diawali dengan Rabu Abu dan sungguh-sungguh berlangsung
selama 40 hari. Yang dihitung ialah hari biasa mulai Rabu Abu sampai dengan Sabtu Paskah. Hari Minggu tidak dihitung karena Minggu adalah hari Tuhan. Karena itu kita tidak boleh bersedih dan harus bersukacita (Neh 8: 9.10). Jumlah hari puasa sungguh-sungguh 40 hari.

Angka 40 juga mempunyai arti simbolis. Musa tinggal di atas gunung Sinai selama 40 hari (Kel 24:18; Ul 9:9). Air bah Nuh berlangsung selama 40 hari 40 malam (Kej 6:4.17). Israel mengembara di padang gurun selama 40 tahun (Kel 16:35; Bil 14:33). Peristiwa dalam hidup nabi Elia (2 Raj 19:8) dan nabi Yunus (Yun 3:4) tak lepas juga dari angka 40. Dalam Perjanjian Baru, puasa Yesus juga berlangsung selama 40 hari. Sesudah berpuasa, Yesus tampil di hadapan umum untuk mengawali pelayananNya. Demikian pula, sesudah bangkit, Yesus masih tinggal bersama dengan murid-murid-Nya selama 40 hari.

Aneka peristiwa ini menunjukkan bahwa angka 40 mempunyai arti pemurnian atau persiapan yang mengubah untuk melakukan suatu tugas atau untuk masuk keadaan yang lebih sempurna. Inilah masa pertobatan untuk mengalami kematian yaitu penyangkalan diri. Maka juga angka 40 hari masa Prapaskah mempunyai arti persiapan untuk merayakan Paskah kebangkitan Tuhan. Masa Prapaskah memakai puasa Yesus selama 40 hari itu sebagai model..

Dr Petrus Maria Handoko CM

HIDUP NO.09 2014, 2 Maret 2014

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here