Tradisi yang Diwariskan

105
Judul : Doa Santap Keluarga; Penulis : Yustinus Nenat SVD; Penerbit : OBOR, 2018; Tebal : xii + 89 halaman.
3/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.com – MENGUCAPKAN doa kepada Tuhan, memanjatkan permohonan, bersyukur, merupakan unsur yang paling esensial dalam ibadah. Doa selalu dapat didaraskan dalam kondisi apapun, dalam setiap waktu dan kesempatan.

Bahkan ketika kita mensyukuri berkat nikmat yang diberikan Tuhan saat kita akan menyantap makanan untuk mengisi energi tubuh kita, kita mengucap syukur kepada-Nya. Doa Santap Keluarga hadir untuk menjadi pegangan yang menemani kita.

Doa sebelum dan sesudah makan karya Pastor Yustinus Nenat SVD ini disusun berdasarkan teks Kitab Suci dan disesuaikan dengan masa Liturgi, yakni Masa Adventus, Masa Natal, Masa Puasa, Masa Paskah, dan Masa Biasa.

Secara khusus, buku doa ini disusun untuk membantu keluarga-keluarga Katolik demi mempererat persatuan dan kerukunan di dalam keluarga melalui doa dan santapan bersama yang sudah menjadi tradisi kita.

Melalui doa dan perjamuan bersama, persatuan, kerukunan dan cinta kasih di dalam keluarga dibina dan dipererat. Seperti pada pembukaan, buku ini selain membantu keluarga untuk berdoa dan bersantap bersama, juga dapat menginspirasi setiap anggota keluarga untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan atas semua yang dimiliki dan menghargai setiap rezeki yang dianugerahi oleh Tuhan.

Buku ini baik dimiliki oleh keluarga-keluarga Kristiani, terutama di zaman sekarang di mana sudah jarang terlihat satu keluarga duduk dan makan bersama.

Buku berukuran saku ini juga dilengkapi intensi khusus seperti doa syukur ulang tahun kelahiran, mohon berkat atas pekerjaan, mohon rahmat persaudaraan, doa untuk yang sakit, mohon keselamatan dalam perjalanan, serta doa harian Ibu Teresa.

 

Marchella A. Vieba

HIDUP NO.49 2018, 09 Desember 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here