Setelah Dilantik, Pengurus Pemuda Katolik Komda Maluku Diminta Segera Terjun ke Masyarakat dan Berkarya Nyata

58
Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Maluku secara virtual, Kamis, 8/7/2021 di Ambon, Maluku.

HIDUPKATOLIK.COM – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Karolin Margret Natasa secara virtual, melantik Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Maluku, Kamis, 8/7/2021, di Hotel Pasifik, Ambon, Maluku. Pelantikan dihadiri Gubernur Maluku, Murad Ismail; Ketua DPRD Propinsi Maluku, Lucky Wattumury; dan Pastor Moderator Pemuda Katolik Ambon, Romo Max James Tharob. Adapun pengurus Pemuda Katolik Komda Maluku yang baru diketuai oleh Magdalena Margaretha Maturbongs dan Novel Elminero sebagai sekretaris .

Karolin Margret Natasa

Dalam pidato pelantikan ini, Karolin meminta segenap anggota Pemuda Katolik menjadi garda terdepan membantu masyarakat karena terdampak pandemi Covid-19 dan mengingatkan masyarakat untuk ikut vaksinasi dan mentaati prokes.  “Dengan memahami pentingnya prokes sebagai cara agar tidak menambah kasus yang akhir-akhir ini sangat memperhatinkan kita,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Romo Max James Tharob saat menyampaikan sambutan. Baginya kehadiran Pemuda Katolik sangat dibutuhkan. “Saat pandemi ini  Pemuda Katolik harus hadir dan segera  membantu masyarakat yang membutuhkan. Hierarki Gereja Katolik berharap setelah dilantik segera terjun kemasyarakat dan berkarya nyata,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya mengatakan pelantikan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis dalam rangka mengembangkan organisasi untuk memantapkan misi Pemuda Katolik, yaitu menghadirkan generasi muda Katolik Indonesia sebagai wadah kerasulan di tengah dunia.

“Sebagai sebuah gerakan yang dilandasi oleh semangat cinta kasih, maka hal utama yang harus dilakukan oleh Pemuda Katolik adalah membangun pergumulan intelektual religius dalam setiap aktifitasnya, sehingga ke depan Pemuda Katolik siap dan mampu mentransformasikan gerakan intelektual dalam konteks pembinaan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan,” ujar Umar Alhabsy mewakili Gubernur membacakan sambutannya.

Dikatakannya, hal ini penting dilakukan agar Pemuda Katolik sebagai bagian dari generasi muda bangsa menyadari bahwa eksistensi dan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat tidak semata-mata sebagai media pemersatu para Pemuda Katolik, tetapi juga untuk membantu mengatasi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.

“Hal ini perlu saya ingatkan karena tantangan terbesar dalam kehidupan modern dewasa ini antara lain pudarnya solidaritas sosial serta menguatnya nilai-nilain individualisme dan pragmatisme,” ungkapnya.

Gubernur menambahkan, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi juga semakin menggerus nilai-nilai etika, moral yang mengakibatkan pergeseran tata nilai dan perilaku, seperti nilai-nilai kesopanan, tenggang rasa, kasih sayang dan kebersamaan, baik dalan lingkungan keluarga maupun antarkelompok masyarakat, bahkan cenderung menimbulkan rasa primordial sempit.

“Dalam konteks inilah, Pemuda Katolik harus berperan aktif mendorong pembinaan generasi muda gereja, meningkatkan pelayanan keumatan, serta pemberdayaan masyarakat guna memperjuangkan tegaknya keadilan dan kesejahteraan sosial,” katanya lebih lanut.

Gubernur berharap Pemuda Katolik mampu mengembangkan nilai-nilai solidaritas kebangsaan yang menginterupsi realita kepelbagaian atau perbedaan dalam kehidupan masyarakat, untuk membangun watak , karakter dan jati diri generasi muda yang berbudaya dan beradap. (Laporan PK/fhs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here