TUHAN MEMANGGIL ROMO DAMI

579
Romo Damianus Lolo CSsR (Dok. Paroki St Leo Agung, Jatiwaringin)

HIDUPKATOLIK.com – KABAR Romo Damianus Lolo CSsR meninggal tak saya ketahui sampai istri membangunkan dan memberikan gawai kepada saya. Begitu saya membuka handphone, ada tiga pesan dari teman yang mengabarkan berita duka itu. Dua pesan menanyakan kepastian kabar, dan satu pesan mengkonfirmasi berita Romo Dami.

Saya kaget sekaligus penasaran menerima kabar itu. Sebab pada Oktober lalu, saya dan seorang teman bertemu dan mewawancarai Kepala Paroki St Leo Agung, Jatiwaringin itu. Kesan dan penglihatan saya, kondisi Romo Dami sehat. Ia begitu bersemangat menceritakan soal pembangunan gedung karya pastoral dan gereja baru untuk umatnya. Gereja St Leo Agung, rencana Romo Dami, rampung tahun depan, bertepatan dengan pesta perak kelahiran Paroki itu. “Kini kami berjuang untuk mendapatkan dana pembangunan gereja,” ungkap Romo Dami, waktu itu.

“Betul Romo kami meninggal. Saat ini beliau sedang dibawa ke RS St Carolus, Jakarta. Nanti malam ada Misa Requiem di gereja,” ungkap Yohanes Priyo Iriantono, Tim Perizinan Panitia Pembangunan Gereja St Leo Agung, ketika dihubungi melalui telepon, Sabtu, 3/12.

Yohanes menceritakan, kabar Romo Dami meninggal sama sekali tak ada yang tahu. Biasanya, tiap pagi, begitu keluar dari kamar, Romo Dami minum kopi.Namun pagi tadi, imbuh Yohanes mengutip informasi dari security, Romo Dami tak terlihat keluar dari kamarnya.

Kemudian menjelang pukul 12.00 WIB, ada anggota Dewan Paroki datang ke pastoran ingin konsultasi dengan Romo Dami terkait materi pembekalan besok, Minggu, 4 November 2016, di Wisma Samadi. Kebetulan di pastoran ada Pastor Rekan Paroki, Romo David Bayo CSsR. Romo David mengetuk pintu kamar koleganya, sekalian mengajaknya makan siang. Romo Dami tak menyahut. Akhirnya Romo David membuka pintu kamar dan mendapati rekan setarekatnya telah meninggal.

“Romo Dami tak ada keluhan apa pun selama ini. Kemarin malam, ia masih memimpin Misa Jumat Pertama. Ia tak sakit. Bahkan saat saya Misa pagi pada Rabu dan Kamis, Romo Dami baik-baik saja. Mungkin jantung, tapi dari roman mukanya juga tak menghitam atau membiru. Mungkin Tuhan sudah berkenan memanggilnya. Kamis siang Pak Karmadi (Ketua PPG, -Red) juga bertemu dan memberikan laporan soal pembangunan gereja kepada Romo. Romo Dami pun baik-baik saja,” terang Yohanes lebih lanjut.

Menurut Yohanes, jenazah Romo Dami rencananya akan dikebumikan di pemakaman para anggota tarekat Redemptoris, di Yogyakarta, Minggu, 4/12.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here