Peduli Korban Bom Sri Lanka

57
Anggota Forum Masyarakat Peduli Ledakan Bom Sri Lanka sedang menyampaikan pesan perdamaian.
[HIDUP/Willy Matrona]

HIDUPKATOLIK.com – Hujan tidak menyurutkan semangat anggota Forum Masyarakat Peduli Ledakan Bom Sri Lanka untuk menyampaikan pesan perdamaian yang berlangsung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24/4. Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari tujuh organisasi yang terlibat dalam acara itu memanjatkan doa lintas iman, menyampaikan simpati dan belasungkawa, serta menyerukan perdamaian dan menentang aksi terorisme.

Koordinator aksi, Ervanus Ridwan Tou, mengungkapkan, aksi tersebut merupakan kepedulian terhadap korban bom Sri Lanka yang menewaskan dan melukai ratusan orang. Menurutnya, seluruh masyarakat dunia perlu mendorong pemerintah Sri Lanka untuk memulihkan para korban dan juga segera menindak para pelaku bom tersebut.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen di Tanah Air untuk bersama-sama melawan aksi terorisme. “Teror untuk Sri Lanka adalah teror untuk semua orang. Duka para korban adalah duka semua orang. Terorisme merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan kemanusiaan. Kita harus melawan,” tegas Ervan.

Perwakilan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pusat Rere Marselina menjelaskan, di tengah duka yang melanda Sri Lanka, Indonesia sebagai sebuah negara yang menjunjung tinggi pluralisme terus menunjukkan teladan bahwa persatuan dan kesatuan mesti dibangun terus menerus. Tindakan yang tidak berprikemanusiaan ini harusnya menjadi bahan permenungan semua bangsa saat ini.

Organisai yang tergabung dalam forum ini adalah Vox Point Indonesia, PMKRI Jakarta Pusat, Pemuda Katolik Banten, Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna), Komadabadja, matakatolik.com dan Lingko Ammi.

Willy Matrona

HIDUP NO.18 2019, 5 Mei 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here