Renungan Harian 4 Maret 2021 “Kelalaian untuk Berbuat Baik”

15

HIDUPKATOLIK.com – Yer. 17:5-10; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 16:19-31

ADA pemikir mengatakan bahwa kejahatan bermula dari ketiadaan kebaikan, sama seperti kegelapan ada karena tiadanya terang. Mungkin karena itu Yeremia sampai berteriak, “Hati yang sudah membatu, siapakah yang dapat mengetahuinya?” Hanya Allah yang mampu membongkarnya dan membalas sepadan kesalahannya. Hati yang tidak tergerak oleh belas kasihan, malah membiarkan orang lain menderita.

Dosa si orang kaya bukan karena ia memukuli si Lazarus yang miskin, atau menyuruh anjingnya menggigiti Lazarus sampai luka parah. Tidak..! Si kaya tanpa nama hanya membiarkan Lazarus mati dalam penderitaannya, sekalipun ia punya segala-galanya untuk menolong. Ia mengabaikan kesempatan berbuat baik, menutup mata dan bersikap acuh tak acuh di depan kemalangan nyata orang lain. Ketika ia tidak berbuat baik, ia sudah
memulai tindakan kejahatan. Kejahatan ialah ketiadaan kebaikan. Itu sebabnya ia masuk neraka.

Kita boleh berdoa mohon cinta kepada Tuhan, dan Tuhan memberikan banyak orang susah yang bisa kita bantu. Kita mohon rahmat kepada Tuhan, dan Tuhan memberikan banyak kesempatan kepada kita untuk diubah menjadi berkat bagi diri maupun orang lain. Kepekaan untuk mengasihi membuka jalan ke surga, sedangkan kebekuan hati berbuat
baik menggiring kepada api neraka yang bernyala-nyala.

Pastor Paulus Toni Tantiono, OFMCap Dosen Kitab Suci STT Pastor Bonus, Pontianak, Kalimantan Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here