Renungan Harian 22 Mei 2021 “Memberi Kesaksian”

139

HIDUPKATOLIK.com – Kis. 28:16-20, 30-31; Mzm. 11:4, 5, 7; Yoh. 21:20-25

SECARA indah Injil Yohanes menutup tulisannya sebagai mana kita baca dalam Bacaan Injil hari ini. Penulis Injil Yohanes seolah mengklarifikasi desas-desus yang terjadi di kalangan Gereja Perdana tentang nasib murid terkasih yang dipercaya tidak akan mati. Para ahli berpendapat bahwa ketika tulisan Yohanes ini mulai tersebar dan dibaca secara umum oleh umat beriman saat itu, murid terkasih ini masih hidup.

Pribadi murid terkasih adalah salah satu karakter yang paling menarik sekaligus paling misterius dalam Injil Yohanes. Di bagian akhir diungkapkan murid terkasih inilah yang memberi kesaksian dan menuliskan kesaksiannya itu. Dan dia meyakinkan pembacanya bahwa apa yang dia tulis adalah benar.

Ada banyak teori dan asumsi tentang identitas murid terkasih ini. Mulai dari Yohanes murid Yesus, Lazarus, Maria Magdalena, atau bisa juga mengacu pada seorang pribadi yang sengaja dibuat anonim (tidak bernama). Maksud dari tokoh anonim itu adalah agar setiap orang yang membaca Injil Yohanes dan menjadi percaya, juga bisa menyebut diri sebagai
murid terkasih. Seperti halnya Petrus, demikian juga murid terkasih. Tokoh ini juga adalah
gambaran dari wajah Gereja Kristus. Sejauh Gereja memberi kesaksian tentang kasih, kebenaran, misteri hidup, sengasara, wafat dan kebangkitan Kristus, Gereja tidak pernah kehilangan identitasnya sebagai murid terkasih.

Romo Josep Ferry Susanto, Dosen Kitab Suci STF Driyarkara Imam Keuskupan Agung Jakarta

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here