web page hit counter
Kamis, 8 Januari 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Suara Anak-anak di Altar Katedral: “Jangan Serakah Mengeksploitasi Alam!”

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Sebuah pemandangan menyentuh sekaligus reflektif mewarnai pengujung Misa Penutupan Tahun Yubileum 2025 di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (3/1/2026).

Di hadapan ratusan umat dan para imam, puluhan anak berkostum maskot Yubileum melangkah menuju altar.

Anak-anak dari sembilan dekanat di wilayah Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) itu tidak sekadar berparade. Alih-alih mereka membawa pesan menohok bagi kaum dewasa, yakni seruan untuk melakukan “Pertobatan Ekologis”.

Maskot Tahun Yubileum berfoto bersama Kardinal dan para imam saat pembukaan Tahun Yubileum KAJ Jaunari 2025.

Momen puncaknya terjadi saat anak-anak menghampiri sebuah instalasi pohon yang telah disiapkan di sisi kanan depan altar. Satu per satu, mereka menancapkan tulisan berisi niat pertobatan yang terinspirasi dari Ensiklik Laudato Si’ karya Paus Fransiskus.
Di bawah tatapan khusyuk umat, suara jernih pun menggema, mereka mengajak seluruh Gereja untuk menghentikan sikap serakah yang mengeksploitasi alam.

Baca Juga:  Makan Siang Natal Katedral, Kardinal Suharyo dan Romo Hani Menjadi Pelayan Tamu

Aksi simbolis ini kemudian “disahkan” oleh Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo. Dengan penuh khidmat, Kardinal melakukan pendupaan dan mereciki banner Arah Dasar (ArDas) KAJ 2026 dengan air suci. Tindakan ini menandai komitmen kolektif umat KAJ, khususnya generasi muda, untuk menjaga keutuhan alam ciptaan sebagai “Rumah Kita Bersama”.

Sebelumnya, Misa yang dimulai tepat pukul 17.00 WIB ini dibuka dengan perarakan agung. Para imam, misdinar, dan anak-anak berjalan berdua-dua dari sayap gereja menuju altar. Suasana megah begitu terasa oleh hadirnya puluhan pastor dari 70 paroki se-KAJ yang memenuhi barisan depan dan sisi kanan altar.

Misa yang dihadiri oleh ratusan umat yang duduknya meluber ke sayap gereja ini juga menjadi momen bersejarah dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Uskup. Dentuman gong tidak hanya menutup Tahun Suci Yubileum, tetapi sekaligus membuka lembaran baru Tahun ArDas KAJ 2026 yang berfokus pada keadilan ekologis.

Baca Juga:  Transformasi Pewartaan Iman: Peta Jalan ICFC 2026

Dalam misa, Kardinal didampingi oleh empat konselebran, Pastor Samuel Pangestu, (Vikjen KAJ), Pastor Hani Rudi Hartoko, SJ (Pastor Paroki Katedral), Pastor Yustinus Kesaryanto dan Pastor Yustinus Ardianto.

Lewat aksi anak-anak, KAJ menegaskan bahwa masa depan Bumi tidak bisa lagi hanya sekadar wacana, tetapi tanggung jawab iman yang mendesak.

J.B. Pramudya (Kontributor, Jakarta)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles