Uskup Vitus: Ormas-ormas Katolik di Riau Perlu Bersinergi Membangun Pendidikan Politik

60
Pemuda Katolik Komda Riau menyerahkan Cenderamata kepada Uskup Keuskupan Padang, Mgr DR Vitus Rubianto Solichin, S.X pada pertemuan Konsolidasi Ormas se Riau di Gereja Santa Maria Pekanbaru, Rabu (2/2/2022)./Dok. PK Riau
Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Ketua Pemuda Katolik Komda Riau, Lorensius Purba memaparkan sejumlah program pada pertemuan Konsolidasi Ormas dan Lembaga Katolik se Riau, Rabu (2/2/2022).

Dihadiri Uskup Keuskupan Padang, Mgr. Vitus Rubianto Solichin, SX, Lorens menyatakan fokus program pihaknya kedepan ialah partisipasi organisasi pada kontestasi politik 2024.

“Bapa Uskup, perlu kami laporkan, salah satu target kami ke depan ialah kehadiran kader-kader Katolik untuk mensukseskan Pemilu 2024 nanti. Kami sudah menjalin komunikasi dengan pihak Banwaslu dan KPU,” kata Dia.

Fokus itu, kata Lorens juga senada dengan instruksi Pengurus Pusat Pemuda Katolik menggelar yang saat ini gencar menjalin komunikasi dengan pihak terkait.

Sementara untuk keikutsertaan kader pada pemilihan Legislatif, Pemuda Katolik Komda Riau sudah mulai bersinergi dengan beberapa nama.

“Akan tetapi, lebih penting daripada itu, mari kita Ormas se Riau ini bersinergi untuk memberikan pendidikan politik kepada umat,” tuntas Lorens.

Menanggapi hal itu, Uskup Vitus mengapresiasi keaktifan Ormas se Riau.
“Bahwa kalian adalah Gereja itu sendiri, maka berkarya dan berkontribusilah,” tegas Dia.

Penegasan itu disampaikan Uskup Vitus agar para kader-kader organisasi ini mampu memberikan warna di tengah masyarakat. Juga, menjadi garam dan terang dunia.

“Keberadaan Ormas dan Lembaga Katolik di Riau ini cukup menarik dan dinamis. Saya berharap ke depan, lembaga-lembaga ini mampu mengambil bagian dalam pembangunan bangsa. Sesuai dengan semboyan kita, 100% Katolik, 100% Indonesia,” papar Dia.

Uskup Vitus juga menyinggung kondisi zaman yang terus berubah dengan tantangan berbeda pula.

Atas kondisi itu, pertemuan konsolidasi ini dianggap penting untuk dilaksanakan.

“Saya juga berharap kader kader Katolik kedepannya mesti ikut terlibat dalam setiap program yang memerlukan pengawasan dan mengutamakan kejujuran,” tuntas Uskup yang sebelumnya Dosen Kitab Suci di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara ini.

“Ormas Katolik di Riau ini dapat dikatakan cukup maju. Serta arah pergerakannya di tengah-tengah masyarakat terbilang bagus,” ujar Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Padang, Pastor Emil Sakoikoi, Pr.

Kendati demikian, semangat kerasulan awam ini, lanjut Pastor Emil harus terus ditingkatkan setiap tahunnya.

Dia mendorong organisasi yang hadir supaya meningkatkan kemampuan para kader sebelum terjun ke tengah-tengah masyarakat.

“Oleh sebab itu, pertemuan ini merupakan kesempatan baik bagi kita untuk berjumpa langsung dengan Uskup kita. Mendapatkan arahan serta memperkuat spiritualitas kita sebagai orang Katolik,” kata Pastor Emil.

Adapun pertemuan ini berlangsung di Aula Gereja Santa Maria a Fatima Pekanbaru.  Para peserta mengikuti protokol kesehatan seusai anjuran pemerintah.

Kemudian untuk embaga yang hadir pada pertemuan ini ialah, Pemuda Katolik Komda Riau, Komcab Dumai, Komcab Bengkalis, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPD Riau, Vox Point Indonesia DPD Riau, LP3KD Riau dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI) Cabang Pekanbaru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here