Renungan Kamis, 27 Oktober 2016 : Memihak Kebenaran

105
[dieuleroi.blogspot.com]

HIDUPKATOLIK.com - Pekan Biasa XXX; Ef 6:10-20; Mzm 144; Luk 13:31-35

SEJUMLAH perumpamaan Yesus tidak membuat para musuh bertobat. Mereka makin geram dan berupaya menyingkirkan-Nya. Kali ini Yesus diusir atas nama Herodes yang akan membunuh-Nya. Dengan tegas Ia memberi jawaban tentang misi-Nya, saat kematian, kapan, dan bagaimana Ia akan menyelesaikan tugas-Nya di dunia. Bukan Herodes yang menentukan, melainkan Allah yang mengutus-Nya sebagai Kebenaran.

Yesus sekaligus mengungkapkan kesedihan mendalam atas kedegilan hati bangsa-Nya. Kerinduan dan kasih sayang Allah untuk menyelamatkan umat pilihan-Nya, tidak disambut semestinya. Mereka menyalahgunakan kebebasan dengan menolak kasih karunia dan menjauh dari Allah.

Rasul Paulus memberi nasihat tentang bertahan melawan tipu muslihat iblis yang terus-menerus ingin menjauhkan manusia dari Allah. Setiap orang beriman diajak menjadi kuat di dalam Tuhan, yakni dengan memihak kebenaran dan memperjuangkan keadilan. Juga dengan kerelaan memberitakan Injil damai sejahtera dalam perkataan yang benar, mengenakan perisai iman dan berjaga-jaga dalam doa. Semoga!

Maria Monica Meifung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here