Renungan Selasa, 1 November 2016 : Lain Dari Dunia

122
[en.wikipedia.org]

HIDUPKATOLIK.comPekan Biasa XXXI; Why 7:2-4, 9-14; Mzm 24; 1 Yoh 3:1-3; Mat 5:1-12

HARI ini Gereja memperingati Hari Raya Semua Orang Kudus. Kata “kudus” dalam bahasa Kitab Suci bukan saja berarti “suci”, tapi terlebih berarti “terpisah” atau “berbeda dari yang lain.” Pemahaman inilah yang membantu kita memahami arti khotbah Yesus di bukit. Yesus mempunyai konsep “kebahagiaan” yang sangat berbeda sama sekali dengan konsep yang ditawarkan dunia.

Dunia sekitar kita cenderung menyingkirkan orang miskin karena dianggap sampah masyarakat. Dunia menghindari atau menutup mata terhadap rasa duka, penganiayaan, celaan, dan hinaan. Tapi secara luar biasa, Yesus malah menyebut “sampah masyarakat” sebagai orang-orang yang berbahagia, bahkan pemilik Kerajaan Allah.

Selain itu, Yesus juga menyapa orang-orang yang lemah lembut, pencari kebenaran, murah hati, suci hati, pembawa damai sebagai orang-orang yang berbahagia. Di tengah dunia yang mudah sekali disulut emosi, kemarahan, kebencian, perang, dan pembunuhan, Yesus menawarkan sebuah pemahaman yang sama sekali berbeda. Inilah yang disebut sebagai keselamatan yang ditawarkan Allah ke pada manusia. Mereka inilah orang-orang kudus yang pantas selalu dikenang Gereja, menjadi penopang bagi peziarahan Gereja melalui doa-doa mereka.

Romo Josep Ferry Susanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here