Saksi Mukjizat Tuhan

198
Pertemuan Misdinar di Kevikepan Bangka Belitung, Keuskupan Pangkalpinang. [Dok. Fr Wahyu Pradana MSF]

HIDUPKATOLIK.com KOMPLEKS Sekolah SD dan SMP Maria Goretti, Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung penuh sesak. Di tengah suasana teriknya matahari, 390 misdinar beserta para pendamping terus bernyanyi dan berdoa bersama dalam kegiatan Temu Teman Misdinar se-Kevikepan Bangka Belitung, Keuskupan Pangkalpinang, Senin-Selasa, 19-20/11.

Kegiatan ini diikuti oleh enam paroki di Kevikepan Bangka Belitung, yaitu Paroki St Perawan Maria Pengantara Segala Rahmat Sungailiat, Paroki St Yosef Katedral Pangkalpinang, Paroki St Bernadeth Pangkalpinang, Paroki St Fransiskus Xaverius Koba, Paroki St Perawan Maria Pelindung Para Pelaut Muntok, dan Paroki St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda Belinyu.

Kegiatan yang mengambil tema “Sukacita Melayani Tuhan” ini sebagai bentuk refleksi dari pengalaman nyata misdinar dalam menjalankan tugasnya. Selama kegiatan misdinar membagikan pengalaman mereka saat melayani di paroki masing-masing.

Kegiatan juga diisi dengan pelatihan soal liturgi, khususnya tentang tata gerak yang benar. Dalam pesannya, Pastor Nugroho Krisusanto SSCC mengatakan, liturgi itu penting bagi pembentukan iman anak. Ia mengajak misdinar melihat sejauh mana peran mereka dalam liturgi. Misdinar adalah pelayan Tuhan.

Dalam Misa, misdinar menjadi pribadi yang paling dekat dengan Tuhan. “Misdinar adalah saksi pertama mukjizat roti dan anggur. Karena itu misdinar perlu membenah diri dan menjadi serupa dengan Kristus dalam tindak dan kata,” pesannya.

Fr A. Wahyu Pradana MSF (Bangka Belitung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here