Peresmian Gedung Sekolah Marsudirini: Semakin Sempurna dalam Kasih

3997
3.7/5 - (3 votes)

Negeri vs Swasta
Salah satu guru SMA Fons Vitae1 Marsudirini-Matraman, Wahyu Ratna mengisahkan kepada Hidupkatolik.com pada Jumat, 19/10, dengan adanya keputusan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perihal kebijakan tentang Penerimaan Siswa Baru (PSB), “terutama di DKI (Jakarta), untuk SMA negeri itu gratis, terlebih dengan adanya kebijakan mengenai PSB berdasarkan zona sekolah dan tempat tinggal terdekat, tanpa merujuk pada NEM lagi,” jelas panitia bidang Humas dan Publikasi itu.

Prasasti “Syukur Atas Kasih Setia Tuhan” tanda peresmian Gedung Sekolah Marsudirini Matraman.[dok.Marsudirini]
Lebih lanjut, pengajar bidang Komputer dan prakarya Kewira-usahaan kelas X dan XI itu menyampaikan bahwa dengan kondisi tersebut, umumnya para calon siswa dan orang tua murid lebih memilih untuk masuk ke sekolah negeri. Otomatis jumlah siswa sekolah ini turut berkurang.

Kecuali para orangtua yang memang masih mempercayakan pendidikan anak-anaknya ke Sekolah Swasta Katholik seperti sekolah Marsudirini, atau sekolah Islam atau umum lainnya. “Dengan kondisi ini, susah untuk mencari siswa baru. Dampaknya untuk sekolah swasta sangat terlihat,” pungkasnya.

[dok.Marsudirini]
Sementara sekolah SMP Marsudirini telah mempunyai gedung sendiri yakni di Jln. Dewi Sartika no 186 A, Cawang Jakarta Timur.

Gedung baru Sekolah Marsudirini menapaki persaingan positif tersebut dengan pembangunan sarana gedung yang terdiri dari beberapa lantai:

  • Lantai 3,4 : SMA Fons Vitae 1, dilengkapi dengan fasilitas laboratorium (komputer, IPS, Kimia-Fisika, Biologi, dan Bahasa), aula pertemuan, ruang penerima tamu, ruang Bia Konseling (kelas 1,2, dan 3), ruang UKS, Perpustakaan, Ruang Musik, Kantin, dan Ruang Kerja Guru. Di lantai-4 juga terdapat taman penghijauan.
  • Lantai 1,2 : SD Marsudirini
  • Lantai 1    : TK Cor Jesu Marsudirini, termasuk fasilitas daycare untuk umum maupun untuk para guru, buka dari pukul 07.00 – 16.00 WIB

Terdapat lift yang dikhususkan bagi para siswa yang sakit, tamu, dan guru lanjut usia. Sarana olahraga indoor di lantai-5 juga akan dibangun, setelah perizinan diperoleh. Semua ruangan kelas lab dan fasilitas lain, kecuali kantin dan toilet, dilengkapi dengan pendingin udara dan fire sprinkler. “CCTV terpasang di setiap lorong dan kelas. Termasuk sound system, wifi, alat presentasi, dan genset,” pungkas Ratna menjelaskan berbagai fasilitas yang ada.

 

Laporan: Wahyu Ratna S.Kom
Anton Bilandoro

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here