web page hit counter

ROSARIO NOVITA

HIDUPKATOLIK.COM SELEPAS fajar, hari menampakkan rupanya yang gemilang bagi setiap penghuni semesta. Biasnya merona. Hangat mentari cukup mematangkan daun-daun flamboyan yang terus menari kian...

PAGEBLUK

HIDUPKATOLIK.COM KEMATIAN tiga warga dusun berturut-turut membuat kami cemas. Mbah Tono meninggal sore hari. Bu Narsih meninggal tengah malam. Kang Ijan meninggal keesokan hari....

Anak Lanalu

HIDUPKATOLIK.com - Seorang bocah bermandikan air kelapa tersungkur raga dengan mata mengais pilu. Begitu disaksikannya ikan-ikan sekarat tenang di ambang lautan, matanya bias, kakinya...

MYASTHENIA GRAVIS

HIDUPKATOLIK.COM TRAKEOSTOMI. Kata asing itu sontak melabrak benakku. Dokter Andreas menyodorkan alternatif tersebut guna melapangkan jalan napas suamiku, Dodo. Aku hanya bisa menerimanya karena...

Anjing Kesayangan Jovita

HIDUPKATOLIK.com - Saat hujan turun deras dua minggu  lalu, seekor anjing berambut cokelat melintas di depan rumah. Badannya agak kecil dan pendek. Ada bekas...

TIADA BUNGA LEBARAN UNTUK LAILA

HIDUPKATOLIK.COM I DELAPAN menit lagi , Kereta Eurostar meninggalkan Stasiun Pancras International London menuju Paris. Aku berlari kecil menelusuri koridor stasiun.  Masuk gerbong kutemukan tempat dudukku,...

TUNTUTAN

HIDUPKATOLIK.COM GUA Maria Jatiningsih di Paroki Klepu, Yogyakarta malam itu hening. Bunyi air Kali Progo seperti bergegas menuju Pantai Selatan di antara sela-sela batu...

Pisang

HIDUPKATOLIK.com - Tiba-tiba saja jagoanku, Bimo  pengin cepat-cepat pulang dengan muka nggak senang berlama-lama di gereja. Tumben…. baru kali ini dia begitu. Biasanya kamilah...

Duet Malaikat

HIDUPKATOLIK.com - Sentakan kaki sore itu melukiskan melodi indah bagi kedua mempelai yang tampak bahagia di tenda pelaminan. Sedari tadi mata mereka tidak pernah...

BAPAK

HIDUPKATOLIK.COM RUMAH itu masih terlihat sama seperti terakhir kali aku meninggalkannya. Pagar hidup dari pohon teh-tehan tanpa pintu, jalan berhias batu-batu alam, kolam kecil...

Cerita Ibu sebelum Bapak Pulang

HIDUPKATOLIK.com - Sampai di sini aku bingung. Mataku bergerak cukup liar. Kulit keningku mengerut. Pokoknya sangat tidak menentu. Ketidakpastian mendedah ragaku. Aku dituntut memilih...

Air Mata Kebebasan

HIDUPKATOLIK.com - Semburat merah di ufuk barat melukiskan panorama indah sang petualang yang tengah mencari kebenaran. Kebenaran bukan lagi perkara damainya embun pagi yang...

Rabu Abu Bersama Dewi

HIDUPKATOLIK.com - Sesosok gadis ayu berambut sebahu menarik minatku. Dia tampak berbeda dibanding puluhan remaja yang berkumpul di pinggir Pantai Playen Gunung Kidul. Dia...

Dia Telah Kembali

HIDUPKATOLIK.com - Aku berdiri bagaikan berada di semak berduri. Ketika aku berjalan betapa sakit telapak kakiku. Hidup hanya dalam kemampuan yang terbatas. Apakah mereka...

Mata-mata Liar di Sebuah Senja

HIDUPKATOLIK.com - Pagi yang indah. Kecerahan mentari menunjukkan betapa orang-orang telah bangun dari pembaringan dan memacu tenaganya untuk mencoba berbagai keberuntungan. Adakalanya orang mesti...